Kadis PU NTT Dinilai Menghindar Dari Wartawan

0 66

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Provinsi NTT, Andre Koreh, dinilai menghindar dari wartawan pada saat usai melaksanakan kegiatan uapacara Hari Bakti PU ke -70, 3 Desember 2015 kemarin. Indikasi ini dilihat dari tidak adanya sesi wawancara terkait seluruh kegiatan pembangunan infrastruktur yang dikerjakan tahun ini.

andre-koreh-di-Asthon-1Sikap Kadis PU NTT ini dinilai tidal lasim.  Sebab kebiasaan melakukan wawancara dengan awak media usai pelaksanaan kegiatan kerap dilakukan setiap tahun. “ Biasanya setiap tahun ada sesi wawancara dan kita mendapat penjelasan resmi soal perkembangan kegiatan tahun berjalan. Tapi kali ini tidak,” jelas Andy Sulabesy, wartawan detakntt.com.

Sikap menghindar Andre Koreh ini ternyata ada pemicunya. Pasalnya, dalam kegiatan ramah tama usai kegiatan upacara kemarin, Ketua Panitia Kegiatan HUT Hari Bakti PU NTT, Tiar Abu Bakar, memberi informasi kepada seluruh wartawan agar melansir semua keterangan Kadis PU NTT dalam Majalah Bakti PU NTT, yang disebarkan pada acara kemarin.

“ Pas kita lagi kumpul di halaman, ketua panitianya bilang tidak ada sesi wawancara. Kita disuruh mengutip semua berita yang ada di majalah Bakti PU,” jelas Sulabesy.

Sikap Kadis PU NTT ini menuai kritik keras dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) NTT, Alex Dimoe. Menurutnya, apa yang dilakukan Andre Koreh tersebut terkesan sedang menutupi beberapa persoalan yang lagi santer beredar di masyarakat, terkait pembangunan infrastruktur di NTT.

“ Bagaimana bisa disaat ada kesempatan untuk wartawan mengakses semua sumber informasi terkait kegiatan yang ditangani malah menghindar. Masyarakat NTT perlu diberikan inforasi terbaru terkait perkembangan kegiatan ini. Bukan melansir berita lama tanpa ada penjelasan terbaru,” jelas Dimoe.

Sementara itu Tiar Abu Bakar, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan,  yang dikonfirmasi terkait hal ini, baik lewat panggilan telpon maupun layanan ke SMS ke nomornya, tidak merespon hingga berita ini diturunkan. (fatur)

Comments
Loading...