Berita Terkini Hari Ini, Kabar Akurat & Berimbang

Hoaks Pegawai Imigrasi Atambua Suspect Virus Corona

0 60

Kupang, fokusnusatenggara / 18 Maret 2020

Pihak Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, NTT membantah salah satu pegawainya yang menjalani perawatan di rumah sakit Sint Gabriel Atambua Minggu 15 Maret 2020 karena suspect virus corona.

“ Itu berita hoax. Benar pegawai saya yang betugas di Motaain, tapal batas antar Negara dengan Timor Leste masuk opname di rumah sakit Umum Sint Gabriel Atambua. Tetapi bukan karena Suspect Virus Corona sebagaimana viral didunia maya ,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Halim di Kupang ( 18/3).

Halim yang berada di di Kantor Gubernur NTT mengikuti rapat koordinasi soal Corona dan rencana penutupan pintu tapal batas antar Negara dengan Timor Lste itu menyebutkan pegawainya masuk rumah sakit karena penyakit lambung.

“ Pegawai saya itu memiliki riwayat penyaki lambung. Tiba –tiba saja jadi viral didunia maya bahwa masuk opname karena suspect virus Corona. Tidak tahu siapa yang sengaja buat berita hoax itu. Cikup merepot kami. Karen ditelp dari Kupang, Jakarta dan lainnya ,” jelas Halim.

Karena viralnya didunia maya itu lanjut Halim, dini hari Senin 16 Maret 2020 betrempat dirumah sakit Sint Gabriel Atambua terpaksa mengklarifikasi bersama instenasi terkait.

“ Saya bersama direktur Rumah Sakit Sint Gabrial Atambua, Wakil BUpati Belu, Ose Luan harus memberikan keterangan pers, dini hari rterkait berita bohong ini ,” ujar Halim.

Sementara Wakil Bupati Belu Ose Luan juga menegaskan hal yang sama. Bahwa pegawai imidrasi Atambua yang bertugas di Pos lintas batas dengan Negara Timor Leste, Motaain itu bukan terpapar virus Corona, COVID 19.

“ Dini hari tadi pagi saya langsung kerumah sakit mengecek isu tersebut. Ternyata hoax. Dia menjalani perawatan karena penyakit lambung. Karena itu saya, Direktur RSU Sint Gabriel dan Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, mengklarifikasi berita itu.

Lebih lanjut Ose Luan menjelaskan selama ini Pemkab belu sudah dan selalu menghimbau masyarakat di Kabupaten Belu agar tidak menyebarkan berita yang tidak benar terkait Corona ini.

“ Sudah berulangkali kami sosialisasikan agar masyarakat tenang. Jaga dan mawas diri agar terhindar dari virus Corona ini. Termasuk menghimbau agar tidak jangan menyebarkan berita bohong, hoax seperti kamarin soreh, minggu 15 Maret terkait pasien lambung yang diberitakan terpapar corona ,” jelas Ose Luan.

Comments
Loading...