Bekerja Gotong Royong Dalam Keluarga

0 48

Ngada, fokusnusatenggara.com / 3 Mei 2019.

“Gotong Royong artinya, kerja bersama orang-orang yang mempunyai kemampuan, baik dari aspek kecerdasan intelektualnya maupun kepedulian hatinya. Dia akan mempersembahkan dirinya untuk sebuah kemajuan bersama ,” kata Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya pada acara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-16, Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-47, Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-26, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Gelar Teknologi Tepat Guna(TTG) ke-5 di Desa Mengeruda, Kecamatan Soa, Kabupaten Ngada, Kamis (2/5).

Gubernur Viktor mengapresiasi luar biasa kerja keras panitia yang sukses menyelenggarakan lima item acara besar ini yang dirangkumnya dalam satu kalimat menjadi: ‘Bekerja gotong-royong dalam keluarga untuk mencapai kesejahteraan bangsa dan negara, khususnya Nusa Tenggara Timur.

“ Orang gotong-royong itu dia peduli, tidak perlu pungut biaya. Tidak tunggu proyek pemerintah. Ada sampah di depan mukanya dia pilih, tanpa tunggu proyek atau perintah. Jadi perlu perpaduan antara hati orang yang peduli dan kecerdasan, untuk memberikan manfaat dirinya pada bangsa ini ,” kata Viktor Bungtilu Laiskodat.

Dia juga meminta keterlibatan seluruh komponen masyarakat untuk bekerja dengan hati. “ Gubernur mau bekerja macam apapun, Bupati mau bekerja macam apapun tapi kalau masyarakat tidak menggunakan hati, maka tidak akan ada perubahan hebat di provinsi ini ” ujarnya.

Disebutnya bahwa NTT yang sudah tertinggal cukup jauh dari provinsi lain ini, memerlukan orang-orang yang mau bekerja dengan semangat luar biasa. “ Karena itu untuk mengejar ketertinggalan, kita tidak mungkin menggapai mimpi NTT sejaterah, kalau kita hanya melakukan pekerjaan yang biasa-biasa saja. Tetapi harus luar biasa ,” tegas Gubernur Viktor.

Menyangkut pendidikan Viktor Bungtilu Laiskodat berharap agar pendidikan di NTT terus ditingkatkan kualitasnya, agar bisa memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan tingkat SD, SMP, SMA merupakan level pendidikan yang paling penting untuk diperhatikan. Kualitas jenjang pendidikan ini merupakan fondasi untuk membentuk karakter seseorang. Karenanya, pendidikan dasar harus di dikelolah oleh orang-orang yang paling cerdas.

”Kalau anak-anak SD, SMP dan SMA kita dididik dengan baik, diberikan knowledge dan dibentuk karakternya oleh orang-orang hebat, maka pasti sampai perguruan tinggi manapun dia akan tetap menjadi orang hebat ,” sambungnya. ( Usif).

Comments
Loading...