Ekonomi Nusa Tenggara Timur tahun 2019 tumbuh 5,20 persen

  • Bagikan

Kupang, fokusnusatenggara.com / 6 Februari 2020
Perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2019 telah mencapai 106,89 triliun. Ini atas dasar harga konstan 2010 mencapai 69,37 triliun.

“ Ekonomi NTT pada tahun 2019 tumbuh sebesar 5,20 persen (c-to-c). Dari sisi produksi, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan Industri Pengolahan sebesar 9,14 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Konsumsi Rumah Tangga sebesar 5,40 persen ,” kata Kepala BPS NTT Darwis Sitorus di Kantornya ( 5/2).

Baca Juga :  PDAM Tirta Lontar Harus Penuhi Target PAD 2020

Dia menjelaskan ekonomi NTT triwulan IV-2019 tumbuh sebesar 5,32 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018 (y-on-y).

“ Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Konstruksi sebesar 8,18 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) yang bertumbuh sebesar 5,02 persen ,” jelas Darwis Sitorus.

Baca Juga :  BI Tepis Berbagai Isu Seputar Peluncuran Mata Uang Baru

Ekonomi NTT triwulan IV-2019 menurut Darwis Sitorus mengalami pertumbuhan sebesar 2,21 persen dibandingkan dengan triwulan III-2019 (q-to-q).

“ Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Pengadaan Listrik, Gas sebesar 19,46 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen Konsumsi Pemerintah sebesar 13,29 persen ,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Sumba Barat Koordinasi Dengan Kementerian ESDM Soal Penyerahan Aset

Lebih lanjut dia menyebutkan perekonomian Nusa Tenggara Timur (NTT) berdasarkan besaran Produk Domestik Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2019 telah mencapai 106,89 triliun.

“ Ini atas dasar harga konstan 2010 mencapai 69,37 triliun. Demikianhasil survei pertumbuhan ekonomi NTT 2019 yang di rilis pada Senin, 05-01-2020 ,” kata Darwis Sitorus.

  • Bagikan