Parade Budaya Flobamoratas Antar Harmoni Mendaftar Ke KPU NTT

0 116

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Tagline Paket Harmoni (Benny K Harman dan Benny Litelnoni) pasangan Calon Gubernur dan  Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), “ Kita Bhineka, Kita Harmoni”, ternyata bukan isapan jempol belaka. Terbukti, hari pertama mendaftar ke KPU Provinsi NTT, Paket Harmoni, diantar dengan parade budaya Flobamoratas (Flores, Sumba, Timor, Alor, Rote dan Sabu).

Dibuka dengan Tarian Kataga dari Sumba, pasangan Harmoni diarak menuju halaman depan kantor KPU NTT. Memang coreo yang ditampilkan dalam tarian ini terkesan biasa bahkan sangat sederhana. Tapi nilai dari pesan moral tarian ini patut menjadi spirit bagi Harmoni dalam menghadapi kontestasi Pilgub NTT pada 27 Juni 2018 nanti.

“ Nilai yang bisa diambil dalam tarian ini adalah pesan moral akan spirit dan semangat heroik bagai pahlawan untuk maju dalam perang. Dan keyakinan untuk menang harus ditanamkan dalam diri kita sebelum kita terjun berperang. Dan semangat ini yang coba kita tularkan ke Paket Harmoni, bahwa kita harus menang dalam Pilkada kali ini,” ungkap Eman Babu Eha, sesepuh masyarakat Sumba, ketika ikut mengantar Paket Harmoni mendaftar ke KPU NTT, Senin 8 Januari 2018.

Di depan Kantor KPU NTT parade belum berakhir. Rombongan Paket Harmoni kemudian diterima secara adat oleh komunitas suku Timor lewat sapaan dan tutur adat Natoni. Dengan intonasi khas, Petrus Malafu, selaku pimpinan rombongan prosesi Natoni menyampaikan ucapan selamat datang serta menegaskan bahwa alam dan leluhur Pulau Timor menyambut dengan tangan terbuka atas kedatangan Paket Harmoni.

Bahkan pada saat Rombongan Paket  Harmoni diterima oleh oleh Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas, kembali parade budaya disuguhkan. Kali ini ritual Kepok, ritual sapaan dari Manggarai menjadi suguhan budaya bagi Paket Harmoni,untuk meminta ijin masuk mendaftar dalam ruangan KPU NTT sebagai tuan rumah.

“ Kepok ini adalah tradisi dan budaya yang lazim dilakukan bagi kami orang Manggarai apabila ingin bertamu ke rumah orang. Peristiwa Kepok hari ini adalah bagian dari proses budaya karena BKH orang Manggarai, maka kami meminta ijin untuk memsuki rumah KPU, dengan maksud baik dan tujuan baik pula lewat prosesi ini. Kita mau tunjukan bahwa parade budaya ini adalah manifestasi dari Paket Harmoni yang mengusung semangat khebinekaan dalam menghadapi momentum pesta demokrasi ini,” jelas Nahas Martinus, Tokoh Masyarakat Manggarai kepada waratwan usai ritual Kepok dilakukan.

Selain Kataga, Natoni dan Kepok, selama pendaftaran seluruh tamu undangan serta simpatisan Paket Harmoni disuguhi atraksi tari Caci (Tarian Perang) dari Manggarai dan Tarian Hegong Gong Waning ( Tarian Penyambutan Tamu Agung) dari Sikka. Selain itu ada pemandangan yang beda pada saat paket Harmoni mendaftar hari ini, semua simpatisan mengenakan busana adat dari daerah masing-masing, sebagai ungkapan bahwa paket ini datang dengan nuansa keberagaman tetapi tetap satu dalam keharmonisan. (Je Taolin)

Comments
Loading...