Ketika BKH Jadi ‘Penjual Es Campur’ Di Larantuka

0 67

LARANTUKA,fokusnsuatenggara.com– Ada saja cara kreatif yang dilakukan Benny K Harman (BKH), Calon Gubernur NTT Nomor Urut 3 (Tiga) dari Paket Harmoni. Biasanya musim kampanye begini, para calon menggelar dialog untuk perkenalkan visi dan misi ke masyarakat, namun BKH memilih cara beda. Siang itu, Selasa, 27 Februari 2018, BKH berganti profesi menjadi Penjual Es Campur di Pasar Inpres Larantuka, Keluarahan Pohon Bao. Saat blusukan siang itu, BKH didampingi sang istri, Maria Ernawati Harman, menggantikan posisi Hayati Lawonamang, penjual Es Campur yang biasanya mangkal di Pasar Inpres Pohon Bao Larantuka. BKH bersama istri menikmati betul suasana tersebut. Kendati berperan penggati sebagai penjual, animo masyarakat untuk menikmati dagangan BKH bersama istri tidak surut, bahkan meningkat.

Sambil berjualan BKH berdiskusi dengan Hayati Lewonamang. Hayati mengaku, selama ini dirinya melakukan pinjaman di Koperasi harian, untuk dijadikan modal usaha dagangan es campur miliknya. “ Pinjam 500 ribu rupiah dengan bunga 100 ribu rupiah, saya harus lunasi kembali dengan nilai 600 ribu rupaih. Tapi kita juga dikenakan  potogan biaya administrasi 50 ribu rupiah, sehingga kita hanya terima 450 ribu rupiah saja. Sedangkan setoran harian kita bayar 20 ribu rupiah per hari, dan ini berat bagi kami, tapi kami mau tidak mau harus bergatung dengan koperasi harian,” terang Hayati.

Menanggapi hal ini, BKH berjanji, apabila dipercaya menjadi Gubernur NTT, dirinya bersama Benny Litelnoni akan fokus kepada pemberian pinjaman dengan jumlah tertentu tanpa modal dan jaminan. “ Ini keluhan di semua daerah. Dan saya jamin, apabila jadi gubernur nantinya kita akan bantu modal usaha bagi bapa dan mama sekalian tanpa bunga dan jaminan,” ungkap BKH. (Tim Mc Harmoni)

Comments
Loading...