David Selan : Kami Hormati Keputusan Menristekdikti Soal Kisruh PGRI

0 42

KUPANG,fokusnusatenggara.com- David Selan, Rektor PGRI NTT Versi Samuel Haning menegaskan, pihaknya sangat hormati keputusan Menristekdikti, Mohamad Nazir, terkait kisruh yang terjadi di PGRI NTT, antara pihaknya dengan Soleman Radja. Apalagi keputusan soal Pangkalan Data Perguruan Tinggi, yang sudah dimiliki Soleman Radja.  

P_20160628_122730“ Ya kita hormati keputusan Menristekdikti soal pemberian PDPT kepada pihak Soleman Radja. Sebab pihak kami juga mendapatkan surat yang sama namun dengan tujuan berbeda oleh pihak kementerian. Dalam surat kepada kami, kementrian meminta agar segera masukan perubahan nama,” tegasnya kepada wartawan (Selasa, 28 Juni 2016) siang di Gedung Rektorat PGRI NTT.

Menurutnya, Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) yang dimiliki Soleman Radja, bukan merupakan hal yang urgen dalam menentukan legalitas dari lembaga yang dipimpinnya.  Sebab, yang menjadi acuan adalah kondisi objektif yang ada di lapangan. Seperti proses perkuliahan, status legal formal serta data mahasiswa dan dosen yang ada.

“ PDPT itu bukan hal penting. Yang menjadi penting adalah, status kepemilikan asset, data mahasiswa, dosen serta proses perkuliahan yang regular. Bahkan kami selama ini juga laporkan data secara manual,” jelasnya.

Namun demikian,  tandasnya, yang dilakukan pihaknya saat ini, adalah member ikan surat tanggapan balik atas surat kementerian tersebut. Sebab dalam surat kementerian tersebut, pihaknya diminta untuk mengganti nama Universitas PGRI NTT dengan nama yang baru.

“ Kita sudah berikan surat tanggapan atas surat kementerian terkait perubahan nama. Dan mana yang kita pilih adalah Unuversitas Persatuan Guru 1945 Kupang. Semoga dalam waktu dekat kita sudah dapatkan keputusan,” ungkapnya.  

Ditambahkannya, dengan adanya nama baru tersebut, secara otomatis kisruh ini akan berakhir. Bahkan status mahasiswa, dosen serta seluruh proses perkuliahan langsung di konversi dengan menggunakan nama universitas yang baru. (fatur)

 

Comments
Loading...