Berita Terkini Hari Ini, Kabar Akurat & Berimbang

34 Santri Magetan Asal Manggarai Barat Jalani Rapid Test Satu Reaktif

0 1.506

Manggarai Barat, fokusnusatenggara.com / 2 Mei 2020
Sebanyak 34 orang santri Pondok Pesantren AL Fatah Tambora Kabupaten Mangetan, Provinsi Jawa Timur asal Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur yang dipulangkan pasca karena pandemic Covid -19 diperiksa Rapid Test.

“ Mereka para santri yang dipulangkan kami periksa. Hasil rapid test 1 santri dinyatakan reaktif dan 33 orang santri lain non reaktif. Santri yang reaktif akan menjalani pemeriksaan lanjutan yakni Swab ,” kata BUpati Manggarai Barat, Gusti Dula ( 2/5).
Lebih lanjut Gusti Dula menjelaskan semula sesuai agenda diperiksa 17 santri. Namun setelah mengetahui teman –teman mereka diperiksa, yang lainnya secara kooperatid datang sendiri dan bergabung mengikuti pemeriksaan.

“ Dari total itu, 33 hasil terkonfirmasi non reaktif dan satu reaktif. Yang reaktif ini akan dilakukan pemeriksaan lanjutkan oleh tim medis gugus tugas Covid -19 ,” jelas Gusti Dula.
Menurutnya, santri Magetan yang hasil rapid test nya reaktif ini pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covid-19, alumni Ijtima ulama tabliq akbar klaster Gowa Sulawesi Selatan
“ Sesuai keterangan yang bersangkutan , pernah melakukan kontak dengan pasien positif Covi -19 yang saat ini sementara diisolasi di RSUD Komodo Labuan Bajo. Sesuai laporan tim gugus, kondisi fisik anak ini staminanya masih sehat segar. Diharapkan imun tubuhnya dapat membantu membunuh virus itu , ” harap Gusti Dula.

Dia menambahkan untuk santri yang reaktif ini akan dilakukan karantina mandiri.
“ Untuk sementara yang bersangkutan karantina mandiri dan terus diikuti progress perkembangannya oleh tim medis gugus Covid -19. Setelah pemeriksaan lanjutan Swab, kalau hasilnya masih tetap akan diisolasi ,” katanya..
Karantina mandiri juga lanjutnya dilakukan terhadap 33 Santrti lainnya. Setelah isolaasi mandiri akan dilakukan pemeriksaan lagi.

“ Untuk mereka yang 33 santri non reaktif ini meraka lakukan karantina mandiri. Setelah sepuluh hari kedepan baru di periksa lagi. Jika ada tanda yang mengarah maka akan dilakukan isolasi. Dan keluarganya pun pasti akan ikut diperiksa tim medis gugus Covid -19 , “kata Gusti Dula

Comments
Loading...