Bupati Belu Diminta Sikapi Pengunduran Diri Direktur PDAM

0 48

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Bupati Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), diminta segera untuk menunjuk Pelaksan Tugas Harian, direktur atau direktur definitif PDAM Kabupaten Belu, pasca pengunduran diri Lusianus Loko Rain pada 4 April 2016 silam.

Kran-Air-BersihPermintaan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Belu, Beny Halek,  kepada fokusnusatenggara.com pagi tadi. Menurut Halek, permintaan ini didasarkan atas aksi mogok karyawan yang terjadi di PDAM Belu pasca pengunduran Loko Rain.

“ Para karyawan mulai mogok untuk kerja sebab tidak terima gaji. Penyebabnya adalah pemasukan yang fluktuatif bahkan hampir rugi. Untuk itu kita minta bupati segera sikapi ini,” jelasnya.

Namun demikian, tandas Halek, dalam penunjukan pimpinan PDAM yang baru, bupati diharapkan menempatkan sosok yang cakap dalam hal kepemimpinan, serta memiliki pengetahuan yang baik akan manejemen pengelolaan air minum.

“ Kalau penjabat pengganti kemampuannya sama dengan pejabat sebelumnya, ya kinerja PDAM akan seperti ini terus. Untuk itu harus tunjuk orang yang benar-benar mampu dan cakap kelolah perusahan ini,” pintanya.

Menyikapi persoalan ini, Bupati Belu, Willy Lay menjelaskan, saat ini pemerintah sedang membahas hal ini. Sebab mencari sosok yang tepat dan pantas untuk posisi tersebut, harus benar-benar selektif. Bahkan dirinya meminta masyarakat untuk bersabar dengan kondisi ini.

“ Kita lagi proses pengganti dirut PDAM. Mungkin dalam waktu dekat sudah ada direktur yang baru. Masyarakat tolong sabar agar kita sama-sama bisa mencari sosok yang tepat untuk posisi tersebut,” jelasnya.

Penulis : fatur

 

Comments
Loading...