Trend Meningkat, Bank NTT Waingapu Tambah Modal Pemerintah

0
621
Loading...

KUPANG,fokusnusatenggara.com – Kehadiran Bank NTT Cabang Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, terus menunjukkan geliat ekonomi yang positif. Pembukaan jaringan baru untuk meningkatkan investasi modal melalui simpanan nasabah pun terus ditingkatkan.

Salah satu yang menunjukkan trend positif naik adalah Program Simpanan Pelajar (Simpel). Karena itu, kini manejemen Bank NTT Waingapu menyasar peningkatan penyertaan modal dari Pemkab Sumba Timur.

“ Kita harapkan dengan kinerja kita yang semakin baik, serta animo masyarakat yang cukup tinggi untuk menabung di Bank NTT Cabang Waingapu, penyertaan modal dari pemda akan ditingkatkan. Sebab prinsip kita Bank NTT adalah bank daerah, dengan menabung di Bank NTT kita sudah ikuti ambil bangian dalam pembangunan di NTT,” ungkap Saul L Wenyi, Pimpinan Bank NTT Cabang Waingapu, kepada fokusnusatenggara.com, di Maumere pada saat pelaksaan RUPS LB Bank NTT, 11 Agustus 2017.

Dijelaskannya, sikap optimis akan adanya penambahan modal dari Pemkab Sumba Timur, didasarkan pada kepercayaan yang tinggi dari pemkab untuk menginvestasikan dana APBD ke Pihak Bank NTT. Sejauh ini, penyertaan modal dari Pemkab Sumba Timur ke Bank NTT telah mencapai angka Rp. 60 Milliar. Anga ini diharapkan akan bertambah pada tahun ini.

“ Memang ada rencana akan ada penambahan pada tahun ini, tapi belum bisa diputuskan. Sebab keputusan ini akan dilakukan dalam rapat DPRD Kabupaten Sumba Timur, sehingga bisa keluarkan perda terkait penambahan modal ke Bank NTT. Ada keuntungan dari penambahan modal ini, dengan bertambahnya penambahan modal, akan berimbas pada peningkatan deviden yang akan dibagi kepada pihak pemkab selaku pemegang saham,” jelas mantan PC Bank NTT Sabu Raijua ini.

Terkait rencana ini, pihak Bank NTT Cabang Waingapu terus meningkatkan optimalisasi pelayanan. Pembukaan jaringan dengan penambahan USPD terus dilakukan. Saat ini Bank NTT cabang waingapu telah memiliki tujuh unit USPD yang tersebar di seluruh pelosok Sumba Timur. Selain dengan USPD, sistim mobile melalui mobil kas keliling juga dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat di pedalaman.

“ Prinsip kita terus bekerja melayani dengan sungguh. Kondisi geografis bukan menjadi kendala bagi kami untuk terus melayani masyarakat. Prinsip kami bahwa budaya menabung dalam masyarakat di Sumba Timur harus diringkatkan. Dan ini kami lakukan dengan pendekatan persuasif edukatif. Masyarakat kita cerdaskan dengan pengetahun akan penyingnya melakukan investasi sejak dini, dengan terus menabung di Bank NTT,” jelas Wenyi, bankir muda yang selalu tampil modis ini.

Ditambahkanya, Sampai dengan saat ini nasabah Simpel di Bank NTT Waingapu mencapai 5400 orang, dengan total dana sebesar Rp. 419.083.582. hal ini menunjukan bahwa pola persuasif edukatif memang efektif dilakukan dalam memikat animo masyarakat menabung di Bank NTT.  Bahkan strategi yang dilakukannya, dengan menerjunkan tenaga marketing ke seluruh wilayah kerja untuk melakukan edukasi kepada anak sekolah agar menabung di Ban NTT.

“ Dalam memimpin saya mengutamakan pola pendekatan kekeluargaan. Tetapi prinsipnya, reward dan punismhen menjadi faktor terpenting. Makanya semua bisa dilakukan dengan baik karena seluruh karyawan bekerja sesuai tupoksi dan tanggung jawab yang diberikan. Semoga semua target kami tahun ini bisa tercapai,” tutup pria yang suka mengoleksi sepatu sport ini. (Je Taolin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here