Tangis Nonci Pinis Di Hadapan Benny Litelnoni

Tangis Nonci Pinis Di Hadapan Benny Litelnoni

- in Politik
830
0
Loading...

SOE,fokusnusatenggara.com– Nonci Pinis, seorang pendiri pendidikan usia dini (Paud) Mekar Sari Liman di Desa Mnelalete, Kecamatan Amanatun Barat,  Timor Tengah Selatan,  Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluh ketiadaan perhatian pemerintah terhadap para guru.

“Kami tidak pernah dapat intensif atau diperhatilan oleh pemerintah selama ini,”  kata Nonci saat bertatapan muka dengan Tim Sukses Pasangan calon Benny K Harman- Benny A Litelnoni (Harmoni), Senin, 6 Februari 2018.

Menurut dia,  PAUD ini didirikan sejak 2016, namun tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah. Saat hendak mengurus Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan  (NUPTK), namun Dinas Pendidikan minta agar semua gurunya Sarjana. “Karena semuanya hanya tamatan SMA,  maka tidak diakomodir,” katanya.

Padahal,  lanjut dia,  mereka telah mengajar selama 10 tahun sebagai guru TK, walau dengan gaji hanya Rp200 ribu per bulan. Namun dibayarkan selama setahun Rp1,2 juta.

Selain itu,  kata dia, sekolah itu dituntut akreditasi, etelah urus akreritasi mereka juga tidak diperhatikan. “Kami sama seperti kelompok lain di daerah ini,” katanya.

Karena itu,  dia berharap  ketika paket Harmoni terpilih, maka tolong perhatikan nasib yang selalu bekerja dengan tulus. “Itu yang kami harapkan. Kami sudah berusaha ingin menyelamatkan generasi penerus bangsa dan negara kita ini,” ujarnya.

Perwakilan BKH, Ferdi Leu mengatakan pengajar di PAUD memang harus S1, karena ini merupakan fondasi pendidikan. “Guru yang menangani itu harus S1. Tetapi ada proses selanjutnya secara teknis akan diusahakan di kabupaten ini,” katanya.

Dia mengatakan jika paket Harmoni terpilih pasti akan perhatikan tenaga guru honor, bukan saja guru PAUD, tetapi semua guru berbagai jenjang pendidikan hingga SMA. “Pendidikan menjadi salah satu program prioritas dari Paket Harmoni,” katanya. (fatur)

Loading...

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *