Soal Provinsi Flores, Ketua DPRD NTT: Pemprov NTT Kurang Respon

0 71

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Ketua DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Anwar Pua Geno menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT kurang respon terkait dengan aspirasi pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Kepulauan Flores. Pasalnya, alokasi anggaran untuk sosialisai pembentukan DOB Provinsi Kepulauan Flores, tidak dimaksimalkan oleh pihak Pemprov NTT.

Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno (sumber : web)
Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno (sumber : web)

“ Pemerintah kurang respon bahkan terkesan tidak peduli, akan sosialisai pembentukan Provinsi Flores. Sebab anggaran yang kita alokasikan tidak digunakan sama sekali buat sosialisasi,” jelas Pua Geno kepada wartawan dalam Jumpa Pers akhir tahun di gedung DPRD NTT kemarin.

Menurutnya, sikap kurang respon tesebut lantaran penyerapan anggaran untuk sosialisai pembentukan DOB Provinsi Flores sebesar Rp. 600 juta, tidak dipakai hingga tahun anggaran berakhir dan berpeluang menjadi Dana Silpa tahun ini.

“ Kita alokasikan dana sebesar 600 juta. Tetapi hingga Desember ini dana tersebut tidak dipakai. Artinya pemprov  tidak peduli akan soal ini,” jelasnya.

Dana Rp. 600 Juta tersebut menurut Pua Geno, dialokasikan dari APBD NTT tahun 2015, kepada Biro Tata Pemerintahan, Setda NTT. Dalam rincian mata anggaran, dana tersebut harus digunakan untuk sosialisasi pembentukan DOB Provinsi Flores di empat daerah. Antaranya, Manggarai Barat, Ende, Maumere dan Kupang. Tetapi sampai saat ini tidak pernah ada sosialisasi.

“ Itu kan dana sosialisai kepada empat daerah. Tetapi sampai saat ini tidak digunakan. Dan batas waktu sosialisasi hanya sampai bulan Oktober kemarin,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya kepada wartawan menjelaskan,  persoalan pengusulan DOB Provinsi Flores saat ini sedang di bahas di DPR RI. “ Soal DOB Provinsi Flores ya saat ini sedang dibahas di DPR RI,” jelasnya. (fatur)

Comments
Loading...