KPID NTT Ingatkan LPPL Terkait Keaktifan Siaran

0 47

KUPANG,fokusnusatenggara.com-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), mengingatkan agar Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) untuk terus melakukan siaran secara regular atau sekurangnya selama tiga bulan berturut-turut tetap melakukan siaran.

Hal ini disampaikan oleh Ketua KPID Provinsi NTT, Yosep Kolo, kepada fokusnusatenggara.com kerjanya, Kamis, 9 Juli 2020. Menurutnya, apabila selama tiga bulan LPPL tidak melakukan siaran, maka KPID bisa melakukan evaluasi lalu membuat rekomendasi ke Kemenkominfo untuk ditindaklanjuti dan bisa berakibat dicabutnya izin penyiaran.

“Jadi kami minta agar mereka bisa patuh soal ini, sebab kewenangan KPID dalam melakukan evaluasi terhadap mereka tertuang dalam Permenkominfo no 18 tahun 2016,” ujarnya.

KPID Provinsi NTT, lanjutnya, sementara melakukan pemutahiran data sekaligus pengawasan dan verifikasi faktual terhadap 64 LPPL yang ada.

“KPID NTT akan bekerja maksimal terkait pengawasan dan verifikasi faktual secara baik terhadap 64 lembaga penyiaran baik itu radio maupun televisi yang tersebar di seluruh wilayah NTT,” jelasnya.

Lebih lanjut menurutnya, pasca situasi Pandemi Covid -19, pihaknya berencana akan melakukan kunjungan kepada semua lembaga penyiaran di daratan Timor  untuk melakukan verifikasi faktual agar memastikan kondisi riil suasana penyiaran seperti apa.

Dirinya berharap, LPPL yang lagi aktif untuk mempergunakan siaran yang dapat memberikan jaminan akses informasi yang baik, juga memperhatikan program penyiaran dilakukan secara baik sehingga mempunyai implementasi kepada masyarakat. (Ino Naitio)

Comments
Loading...