Gembala Umat Dan Pemerintah Punya Tugas Yang Sama Dalam Membangun Kota

9

KUPANG,fokusnusatenggara.com Gembala umat atau Pendeta mempunyai tugas yang sama dengan Walikota dalam membangun masyarakat dan wilayah pengabdian.

” Walikota dan pendeta itu memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dalam membangun masyarakat di wilayah pengabdian masing-masing. Pendeta urus jemaat, walikota urus masyarakat. Saya berharap agar gereja dan pemerintah berjalan bersama dalam meningkatkan pembangunan bidang kesejahteraan bagi masyarakat,” ungkap Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, saatemberikan sambutan dalam kegiatan Kebaktian Pengutusan dan Acara Pisah Sambut Pendeta di Wilayah Klasis Kota Kupang, Jemaat GMIT Lahairoi, Lasiana Minggu, 11 Oktober 2020.

Kebaktian pengutusan dan perhadapan pendeta berlangsung dalam ibadah pagi  yang dipimpin oleh 3 pendeta antara lain, Pdt. Dina Dethan-Penpada, S.Th., dari Sinode GMIT, Pdt. Doti Fanggidae – Kalelado, S.Th., yang akan diutus melayani di GMIT Jemaat Genesaret Dano Ina dan Pdt. Yorita Kim – Tlonaen, S.Th., yang akan diperhadapkan sebagai pelayan di GMIT Lahairoi Tuaksabu dari GMIT Jemaat Imanuel Beomopu.

Dijelaskan Riwu Kore dalam sambutannya,  Gereja mempunyai peran sentral  dalam mentransformasikan  firman Allah secara nyata dalam wujud dan cerminan pola sikap dan tindak jemaat. Sehingga apa yang diselenggarakan hari ini merupakan salah satu wujud nyata dari peran tersebut. Dengan demikian fungsi dan tugas pelayan yang diutus dan diperhadapkan diharapkan mampu memberi pedoman arah bagi jemaat agar kehidupannya senantiasa meneladani kasih Kristis.

Dirinya menegaskan menegaskan bahwa para Pendeta memiliki tugas dan tanggungjawab yang sama seperti Wali Kota yaitu melayani masyarakat meskipun dalam bidang yang berbeda. Beliau berharap peran gereja melalui para pendeta turut membantu pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat salah satunya dengan memberikan informasi masyarakat mengenai program bansos dari pemerintah agar semakin banyak yang tersentuh.

“Di lingkungan kita masih banyak masyarakat yang susah, mereka masih sangat membutuhkan perhatian pemerintah. Oleh karena itu saya sangat mengharapkan dukungan bapak ibu perangkat gereja membantu pemerintah agar informasi bansos sampai kepada masyarakat, ” ungkapnya.

Beliau juga mengajak semua yang hadir untuk menjadi mitra serta ikut berpartisipasi dalam setiap program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah Kota Kupang, baik itu melalui bentuk partisipasi langsung maupun tidak langsung. Partisipasi yang sangat diharapkan adalah terkait pandemi Covid-19 saat ini.

Masyarakat diminta dapat menerapkan dan taat terhadap protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah. (humas)

Comments
Loading...