Galangan Kapal PT. Bumi Flores Harus Ditutup

0 75
Limbah hasil pembuatan kapal di galangan milik PT. Bumi Flores, yang meresahkan masyarakat Keluarah Oesapa Kota Kupang-NTT. (foto : Jeje Taolin)
Limbah hasil pembuatan kapal di galangan milik PT. Bumi Flores, yang meresahkan masyarakat Kelurahan Oesapa Kota Kupang-NTT. (foto : Jeje Taolin)

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Galangan Kapal milik PT. Bumi Flores yang ditentang warga Kelurahan Oesapa, Kota Kupang-NTT harus segera ditutup karena menyalahi aturan tata ruang dan wilayah Kota Kupang-NTT.

Penegasan ini disampaikan Ketua Komis I DPRD Kota Kupang-NTT, Zetyo Ratuarat, kepada fokusnusatenggara.com siang tadi.

“ Lokasi itu adalah lokasi pemukiman bukan industri. Jadi harus segera ditutup. Kami sudah sampaikan ke walikota, bila perlu rabu nanti kami akan langsung dengan pemerintah ke lokasi untuk perintah tutup,” tegasnya.

Dirinya meminta agar pemerintah Kota Kupang jangan diam dan tidak respon akan persoalan yang diadukan masyarakat RT. 08 RW.03, Kelurahan Oesapa. Dimana hampir sebagian besar masyarakat menderita sakit gatal akibat limbah tersebut. Sebab pada tahun 2013 kita sudah rekomendasikan untuk tutup tetapi dibiarkan terus beroperasi.

“Kasian masyarakat di sekitar situ. Jangan ada pembiaran dari pemerintah akan soal ini. Pemerintah harus tegas untuk menutup, jangan tunggu korban jatuh baru pemerintah respon,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, warga RT. 08 RW. 03, Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang-NTT resah dengan limbah berupa serbuk dan aroma tak sedap akibat aktifitas pembuatan kapal di galangan milik PT. Bumi Flores. (++ed)

 

Comments
Loading...