Dispendukcapil Kota Kupang Keluarkan Suket Penganti KTP-E

0 92

Kupang, fokusnusatenggra.com / 9 Desember 2019
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dispendukcapil ) Kota Kupang terpaksa mengeluarkan surat keterangan ( Suket ) kepada masyarakat kota Kupang karena blanko KTP –E kosong.

“ Blanko E-KTP lagi kosong. Untuk melayani kebutuhan masyarakat terpaksa kami mengeluarkan surat keterangan ( suket ) sebagai pengganti KTP-E untuk digunakan. Sampai awal Desember ini kami telah mengeluarkan 18 ribu surat keterangan ,” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kupang, Agus Ririmase ( 8/12).

Ketiadaan blanko Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau KTP-E yang dimiliki oleh Dukcapil Kota Kupang jelas Agus Ririmase, pihaknya tidak bisa melayani permintaan Warga Kota Kupang yang ingin memiliki KTP-E. Sebagai solusinya warga diberi surat keterangan.
“Masyarakat kota Kupang sangat butuh KTP –E untuk berbagai urusan mereka. Tetapi karena blanko habis sebagai gantinya kami memberikan surat keterangan ( Suket). Kami akan terus memberikan Suket sampai ada kiriman blanko KTP- E dari Jakarta ,” jelas Agus Ririmase.

Fungsi surat keterangan ( Suket ) ujar Agus Ririmase sama dengan KTP-E. “ Fungsinya sama. Yang membedakan antara KTP-E dan suket hanya pada bentuknya saja. Kaena dalam Suket itu tertera Nomor Induk Kependudukan, atau NIK , ujar Agus.
Agus Ririmase mengaku meskipun sesuai surat Edaran Menteri Dalam Negeri, bahwa fungsi Suket sama dengan KTP-E, tapi masih saja ada keluhan dari warga Kota Kupang terutama bagi yang ingin membuka rekening di Bank.

“ Mereka mengeluh terutama urusan dengan Bank. Ketika mau membuka rekening mereka ditolak Bank karena menggunakan surat keterangan. Bank hanya mau melayani nasabah yang punya KTP-E. Kami terpaksa turun tangan membantu mengatasi hal ini ,” katanya.
Jalan keluarnya kata Agus Ririmase, pihak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dispendukcapil ) telah melakukan penandatanganan kesepahaman dengan seluruh pihak Bank di Kota Kupang, agar mau membuka rekening bagi nasabah yang menggunakan Suket.

” Kami telah membuat nota kesepahaman bersama pihak Bank di Kota Kupang. Tujuanya agar warga masyarakat kota Kupang yang berurusan dengan Bank bisa dilayani kalau menggunakan surat keterangan. Dua tiga hari belakangan ini tidak ada yang warga yang datang mengadu, mengeluh kepada kami soal ini ,” kata Agus Ririmase.
Menyangkut kekosongan blanko KTP –E ini, Agus Ririmase mengatakan sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Kupang untuk dicarikan jalan keluar guna mendapatkan tambahan kuota blangko dari kementrian Dalam Negeri.
“ Kami sudah bertemu Pak Walikota melaporkan masalah kekosongan blanko KTP –E ini. Dan Pak Walikota mengatakan akan membantu berupaya berkoordinasi dengan pihak terkait di Jakarta untuk mengatasi masalah ini ,” kata Agus Ririmase.


Reporter: Usif


Comments
Loading...