Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat Buka ETMC 2019 Di Malaka.

0
616
Loading...

Betun, fokusnusatenggara.com / 5 Juli 2019.

Setelah sukses membawa kontingen Sabu Raijua dalam Festival Budaya Indonesia di Oslo, Norwegia, hari ini, Jumat (5/7), Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat membuka Kompetisi Sepak Bola El Tari Memorial Cup (ETMC), di Lapangan Betun Kabupaten Malaka.

El Tari Memorial Cup (ETMC) adalah ajang sepak bola bergengsi di NTT yang dilaksanakan tiap dua tahun dan diikuti semua kontingan Kabupaten / Kota di NTT. Sepak bola bergengsi ini dilakukan sejak masa Gubernur NTT, El Tari. Setelah meninggal dalam tugas dilanjutkan nama El Tari Memorial Cup. Dalam even kali ini ada sejumlah utusan klub sepak bola Indonesia memantau pemain yang bakal direkrut.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya di menyebut pentingnya suguhan budaya dalam setiap kesempatan. Karena pelaksanaan El Tari Memorial Cup kali ini didahului dengan atraksi budaya daerah Malaka.

“Terima kasih kepada anak-anak yang sudah menari dengan sangat indah, menunjukkan kualitas sebuah peradaban. Ini bicara tentang peradaban, kualitas pelayanan, runtutan cara pikir dan kecerdasan orang-orang yang ada di tempat ini,” puji Viktor Bungtilu laiskodat pada acara pembukaan kontestasi sepakbola itu.

Gubernur NTT juga meminta para atlit dan penyelenggara, untuk menjaga sportivitas permainan. “ Harus siap mengakui kelemahan dan kekurangan, siap mengakui kemampuan dan keahlian lawan. Bahkan saya ingatkan bagi tim yang membuat keributan untuk didiskualifikasi, tidak ikut pada kontestasi yang beradab seperti ini ,” ujar GUbernur Viktor.

Lebih lanjut Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan atas nama pemerintah dan segenap masyarakat NTT, menyampaikan kebanggaan dan penghargaannya kepada Bupati dan seluruh masyarakat Malaka yang telah bersedia menjadi tuan rumah kegiatan.

“Pelaksanaan El Tari Memorial Cup kalai ini jauh berbeda disbanding sebelumnya. Hal yang sama disampaikan juga kepada semua yang terlibat. Selain undangan dari PSSI NTT Pemkab Malaka juga mengundang setiap Bupati dan Walikota ditempat masing –masing secara adat. Saat kontingen tiba juga disambut secara adat dan tarian. Saya apresiasi ,” jelas Gubernur Viktor.

Bupati Malaka, dr.Stef Bria Seran dalam sekapur sirihnya meminta penilaian obyektif, untuk penyelenggaraan turnamen yang mereka buat. Ia berharap, bisa menjadi tuan rumah lagi pada pertandingan-pertandingan lainnya. “ Kami mohon diberikan penilaian yang obyektif sebagai pelaksana dan tuan rumah. Ini agar kami dapat berbenah jika suatu saat nanti dipercayakan lagi sebagai tuan rumah ,” kata Stef Bria Seran.

Sementara itu Ketua Asosiasi PSSI Provinsi NTT, Drs.Frans Lebu Raya dalam sambutannya menyebutkan sulitnya mencetak kesebelasan yang tangguh. “ Masih sulit untuk mendapatkan kesebelasan yang tangguh dari NTT. Kebanyakan pemain kita baru memiliki ketrampilan individu, belum sebagai tim ,” kata Drs. Frans Lebu Raya.

Tahun 2020 akan diadakan Suratim Cup di Belu, 2021 di Lembata. Untuk ETMC tahun 2021 akan diselenggarakan di Flores Timur dan 2023 di Rote Ndao,” sebut Frans agar dipersiapkan.

Untuk diketahui, peserta turnamen bola se-NTT itu diikuti oleh 21 tim dari 19 Kabupaten dan 2 klub bola yaitu Bintang Timur Atambua (BTA) bersama Putra Oesao, Kabupaten Kupang.

Event olahraga yang dibagi dalam lima grup itu akan berlangsung selama 20 hari, hingga tanggal 24 Juli 2019. Pertandingan akan berlangsung di tiga stadion setempat yaitu Betun, Besikama dan Kobalima. Usai acara pembukaan, langsung digelar pertandingan perdana antara klub tuan rumah Malaka, berhadapan dengan PS Kabupaten Kupang.

Nampak hadir Ketua Komisi V DPRRI Farie Francis, Ketua DPRD NTT, Wakil Bupati Ende, Bupati Rote Ndao dan suami bersama Wakilnya, Wakil Bupati Kupang, Bupati Manggarai Barat, Wakil Bupati Alor, Bupati Sumba Barat Daya dan istri, Bupati Lembata, Pengurus Asosiasi PSSI dan KONI Provinsi, Kota/Kabupaten se-NTT.

Pembukaan turnamen sore itu dimeriahkan dengan suguhan tarian Bidu Lalok dan Likurai yang dibawakan muda-mudi Malaka. Konfigurasi tarian tradisional Likurai dibuat membentuk formasi lingkaran Olimpiade, bertuliskan ETMC 2019 Malaka.Turut memeriahkan acara pembuka, devile para atlit dengan iringan lagu-lagu daerah dari 21 tim dan official masing-masing. ( Usif ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here