Tiga Pimpinan DPRD Sumba Timur Periode 2019-2024

0
218
Pengambilan Sumpah tiga pimpinan DPRD Sumba Timur
Loading...

Waingapu, fokusnusatenggara.com / 24 Oktober 2019
Ketua Pengadilan Negeri Waingapu Richard Edwin Basoeki 22 Oktober 2019 mengambil sumpah dan melantik tiga pimpinan DPRD Sumba Timur masa bakti 2019 – 2024.
Mereka yang dilantik itu masing masing sebagai Ketua Ali Oemar Fadaq ( Golkar ), Wakil Ketua Umbu Kahumbu Nggiku ( PDIP ) dan Yonathan Hani ( Nasdem).

Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora mengharapkan agar kerja sama yang erat antara pimpinan DPRD dan anggota dengan Pemerintah Daerah terus dibangun demi membangun masyarakat dan daerah Kabupaten Sumba Timur.
“ Saya harapkan agar kerja sama yang sudah dibangun selama ini terus dipertahankan dan diupayakan untuk terus ditingkatkan. Kolaborasi yudikatif dan legislative itu penting dan sudah diamanatkan dalam UU. Ini untuk bersama membangun masyarakat ,” kata Gidion Mbilijora.

Menurut Gidion, kerja sama yang mendesak untuk segera dilakukan adalah menyangkut penyusunan APBD pada tahun anggaran 2020, sebab kini waktunya sudah mulai mepet tinggal sebulan lagi.
“Yang mendesak sekarang ini adalah soal penyusunan APBD. Saya harapkan kita bersama secepatnya kita membahas karena waktunya hanya batas tanggal 31 November 2019. Materinya sudah kami siapkan dan tinggal kita bersama membahasnya ,”ujar Gidion Mbilijora.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumba Timur Ali Oemar Fadaq mengatakan setelah pelantikan pimpinan DPRD definitif diagendakan esok hari dilakukan sidang paripurna penetapan tata tertib (Tatib) Dewan, kemudian akan menyusun seluruh alat kelengkapan dewan (AKD) untuk selanjutnya sidang pembahasan APBD.
“ Banyak agenda sidang yang harus kita gelar bersama. Kami akan segera sidang untuk pembentukan tata tertib ( Tatib) dan membentuk alat kelengkapan Dewan ( AKD). Waktunya memang sudah mendesak, karena itu kami segera upayakan mengatasi semua ini. Kami dikejar waktu ,” kata Ali Oemar Fadaq.

Meskipun waktunya sudah sangat mepet namun Ali Oemar Fadaq optimis pembahasan APBD Tahun anggaran 2020 itu akan clear tepat waktu. “ Waktunya sudah mendesak, namun kami optimis bisa bersama pemerintah daerah menuntaskan semua ini tepat waktu. Tentunya kami akan melakukan sidang secara marathon. Setelah ini kami akan lanjutkan dengan bersidang ,” Ali Oemar Fadaq yang saat ini menjadi anggota DPRD Sumba Timur untuk periode yang keenam kalinya ini.
Karena itu jelas Ali Oemar Fadaq setelah pembahasan tatib dan pembentukan alat kelengkapan dewan ( AKD ) selesai akan mengundang Pemkab Sumba Timur untuk segera membahas APBD.

“Selesai sidang pembahasan tata tertib dan pembentukan pembentukan alat kelengkapan dewan ( AKD ) kami akan segera mengundang pemerintah guna melakukan sidang pembahasan APBD tahun anggaran 2020. Sebab batas waktu pembahasan APBD tersebut harus berakhir pada akhir November 2019 ,” ujar Ali Oemar Fadaq.
Mendesaknya sidang pembahasan APBD ini ujar Ali Oemar Fadaq harus dilaksanakan apapaun rintangannya. Karena itu diharapkan semua anggota Dewan harus menunjukan marwah DPR nya.

“ Ini kesempatan untuk semua anggota dewan menunjukan marwah DPRD nya dengan menjalankan tugas secara konsisten. Ini jalan satu-satunya yang pertama harus dipertunjukan adalah menyelesaikan APBD, ini pintu masuknya ,” pungkas Ali Oemar Fadaq yang sudah 22 tahun duduk di kursi DPRD Kabupaten Sumba Timur dimana 7 tahun dari PDI dan 15 tahun dari partai Golkar.


Reporter: Usif


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here