Taolin Ludovikus Sudah Restui WT Sebelum Mangkat

1.467

BETUN,fokusnusatenggara.com Sebelum mangkat atau meninggal pada April 2020, Amanas Tuan atau Raja dan Pemangku Adat, Sonaf Io Kufeu, Kabupaten Malaka,  Provinsi NTT, Almarhum Taolin Ludovikus, sudah berikan restu kepada Wendelinus Taolin, adik kandungnya untuk maju dalam Pilkada Malaka Tahun 2020.

Bahkan restu yang diberikan Pah Bouk, sapaan akrab Almarhum Taolin Ludovikus, jauh sebelum tahapan proses penjaringan hingga penetapan Wendelinus Taolin sebagai Calon Wakil Bupati berpasangan dengan Stefanus Bria Seran, Bupati Petahana Kabupaten Malaka.

Dikisahkan Eddy Taolin, Juru Bicara Keluarga Besar Taolin Sonaf Io Kufeu,  restu yang diberikan Almarhum Taolin Ludovikus kepada Wande Taolin, untuk dipasangkan dengan Stefanus Bria Seran, bukan calon lain. Bahkan saat memberikan restu tersebut, disaksikan langsung oleh para Pemangku Adat, Sonaf Io Kufeu, yakni “Kato Teun Nai Ne”.

” Sebelum meninggal kami pertemuan seluruh keluarga di rumahnya Kaka Ludo, kemudian dilanjutkan di tambak ikan Oebubun, lalu sepakat untuk lakukan ritual di Sonaf Io Kufeu. Di Sonaf Io Kufeu, disepakati memberi restu kepada Wande untuk jalan sosialisasi diri dan bangun komunikasi politik dengan Pak Dokter Stef. Selang beberapa hari setelah di Sonaf, kami ramai-ramai pergi bakar lilin di Uabau, Sonaf Numponi lalu ke makam orang tua, meminta restu yang sama kepada leluhur akan niat adik Wande maju. Semua proses yang dijalani sama-sama dengan Kakak Ludo, dan almarhum terlibat langsung. Sekali lagi, semua ini disaksikan juga oleh seluruh pemangku adat Sonaf Io Kufeu secara lengkap,” kisahnya kepada fokusnusatenggara.com, Rabu, 28 Oktober 2020.

Informasi ini, menurutnya, sebagai bentuk penjelasan secara lengkap terkait isu sesat yang beredar di masyarakat bahwa Wande Taolin tidak direstui keluarga.

” Saya saksinya bersama semua pemangku adat Sonaf Io Kufeu. Kalau tidak ada restu, bagaimana bisa semua tetua adat duduk lakukan ritual dan disaksikan Almarhum Pah Bouk,” ungkapnya.

Atas dasar restu itu,  tambahnya, keluarga besar bersepakat menuju Haitimuk untuk berikan komitmen terkait proses politik dari Wande Taolin.

” Setelah restu dan disepakati, maka kami ke Haitimuk, bertemu keluarga besar Bria Seran untuk buat komitmen, sambil menunggu proses politik di parpol,” ujarnya.

Informasi yang disampaikan Calon pengganti Amanas Tuan Sonaf Io Kufeu ini, sekaligus membantah informasi sesat terkait framing soal restu Amanas Tuan, Sonaf Io Kufeu, Almarhum Taolin Ludovikus kepada Wande Taolin.

Sementara itu, Anis Taolin, adik Almarhum Taolin Ludovikus, yang dihubungi terpisah mengatakan, seluruh proses dan komunikasi politik tersebut diikuti dengan baik, bahkan dirinya terlibat dan menjadi saksi dalam proses itu.

” Saya ada dan ikuti semua proses itu dengan baik. Dan apa yang dikatakan Kakak Ludo, saya rekam dengan baik soal waktu, isi pembicaraan dan siapa yang ada. Tidak ada nama lain selain bahas soal Wande dan Bapak SBS,” ujarnya.

Berikut Kronologis Lengkap Terkait Tahapan dan Diskusi Soal Restu Almarhum Taolin Ludovikus Kepada Wendelinus Taolin, seperti dikisahkan Anis Taolin.

1. Tanggal 19 April 2019, Pengumuman Pileg DPRD, setelah mengetahui WT tidak lolos dalam Bilangan Pembagi, Almarhum Taolin Ludovikus mengundang Anis Taolin, untuk membicarakan kelangsungan karir politik WT. Saksi yang ada, Blasius Seran dan Kaka Theresia Noi, Istri Almarhum Taolin Ludovikus dan Ima Taolin, Kakak Kim Taolin. Dalam pembicaraan tersebut, diputuskan untuk memberitahu semua kakak beradik guna bertemu di Oebubun Pada Tanggal 8 Mei 2019, guna membicarakan kelanjutan soal WT.

2. Tanggal 8 Mei 2019, Pertemuan di Oebubun. Dalam pertemuan itu, hadir kakak beradik termasuk anak anak Almarhum Taolin Ludovikus, dan keluarga waktu itu mengatakan bahwa WT siap maju sebagai Calon Wakil Bupati, yang rencananya dipasangkan dengan SBS.

3. Tanggal 11 Mei 2019, ada pertemuan dengan perwakilan dengan tim SBS di Kediaman Almarhum Taolin Ludovikus,  dengan siap merestui Wande Taolin, dengan beberapa syarat yang disepakati.

4. Tanggal 29 Mei 2019, Beberapa perwakilan diminta ke Sonaf Io Kufeu, dengan mobil Almarhum Taolin Ludovikus, yang dikemudikan Andy Taolin.

5. Tanggal 29 Mei 2020, Kami Lakukan Ritual Adat di Sonaf Io Kufeu, disaksikan oleh seluruh Tetua Adat Sonaf Io Kufeu.

6. Tanggal 30 Mei 2019, Proses Ritual dengan Bakar Lilin dilanjutkan ke Uabau, Numponi dan Makam Orang Tua.

7. Tanggal 30 Mei 2019, di Rumah Nenek Tua Mese, Almarhum Taolin Ludovikus mengeluarkan keputusan sebagai berikut,  Untuk Proses Sosialiasi WT. Dimana Leander Taolin dan Imelda Mea Taolin tanggung Jawab untuk Malaka Timur, Beny Taolin untuk Io Kufeu, WT di Sasitamean, Servina Meak dan Agus Manek di Botin Leobele, sedangkan Laenmane dipegang langsung almarhum. (fatur)

Comments
Loading...