Sinyal Politik SBS Pada Lawan

  • Bagikan

BETUN,fokusnusatenggara.com- Pasca pemerintah keluarkan putusan soal tahapan pilkada serentak yang akan dihelat 9 Desember 2020 nanti, tensi politik di berbagai daerah penyelenggara mulai naik. Tak ketinggalan di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang juga akan menggelar hajatan politik ini, tensi itu semakin terasa.

Jumat, 29 Mei 2020, usai mengadakan acara pengambilan sumpah bagi para abdi negara baru di lingkungan Setda Kabupaten Malaka, dihadapan wartawan Stefanus Bria Seran Bakal Calon Bupati Malaka yang kerap disapa SBS ini, menyatakan dengan tegas soal kesiapan dia maju dalam pilkada nanti.

“ Jadi kalau ditanya siap, oh,,,, saya sudah siap sejak hari pertama saya menjadi pemimpin,” tegasnya.

Baca Juga :  Ini Solusi cerdas Paket Harmoni Soal Program 100 Ribu Lapangan Kerja

Pernyataan SBS ini bukan tanpa alasan. Pernyataan ini dapat disimpulkan sebagai kiriman sinyal kepada lawan politik. Bahwa sisa enam bulan menuju Pilkada, keyakinan untuk maju bertarung bukan hanya sebatas retorika atau wacana tanpa aras. Maju untuk bertarung harus dengan kesiapan amunisi yang komplit, serta keyakinan untuk menang, ketimbang pencitraan tanpa konsep.

Bagi lawan SBS, tentu mereka akan berpikir lurus tanpa analisis mendalam soal ini. Tetapi, bagi kalangan yang melek politik dengan kemampuan analisa yang baik, mereka akan membaca lain dari maksud penyataan tersebut. Sinyal atau “hidden message” politik SBS tersebut, ingin menyadarkan secara taktis politik kepada lawan, bahwa bertarung itu harus terukur dalam cara dan strategi.

Baca Juga :  Paket Dubes Dilaporkan Ke Polisi

Tentu lawan melihat bahwa SBS hanya diam dan kerja seperti biasa selama ini, dengan tugas dan tanggung jawab dia sebagai Bupati Malaka. Apalagi, ditambah kondisi daerah dan bangsa yang lagi perang lawan Virus Corona, memang SBS konsen untuk hal ini. Saban hari dirinya terus memantau kesiapan gugus tugas untuk memastikan semua tim solid hadapi corona. Ini hal yang biasa dan memang biasa.

Tetapi aktivitas SB saban hari itu yang dapat dibaca oleh lawan. Mereka lupa, yang dihadapi adalah sosok SBS, bupati petahan dengan segudang pengalaman dan prestasi. Disaat SBS rutin dengan aktivitas dan tanggung jawab dia sebagai pemimpin Malaka, loyalis pendukung SBS tetap bergerilya melakukan persiapan syarat minimal proses menjadi calon.

Baca Juga :  Anggota DPRD Malaka Dipukul Kelompok Berandalan Usai Kampanye

Alhasil, sejak dua bulan lalu, dukungan dari Partai Golkar dan Nasdem dikantongi SBS dan Wendelinus Taolin, Bakal Calon Wakil Bupati pendamping SBS. Dukungan kedua partai ini, sudah memenuhi syarat minimal pencalonan.  Bahkan dalam waktu dekat, tidak mungkin Partai Demokrat dan beberapa partai lainnya akan memberikan dukungan yang sama seperti Golkar dan Nasdem.

  • Bagikan