‘Sahabat’ Menang Jika Pilkada Belu Digelar Hari Ini

  • Bagikan

ATAMBUA,fokusnusatenggara.com–Ketua DPP Gerindra Fary Djemy Francis menyebutkan hasil survey menyebutkan jika pilkada digelar saat ini, pasangan calon bupati Wily Lay-Ose Luan (Sahabat) memenangi pilkada Kabupaten Belu.

sahabat-600x400Fary mengatakan itu saat menjadi juru kampanye bagi pasangan ini di Weluli, ibu kota Kecamatan Lamaknen, Belu, Senin (23/11). “Sesuai survey, kalau hari ini dlakukan pemilihan, Sahabat pasti menang,” ujarnya disambut yel-yel sekitar 2.000 massa pendukung pasangan ini yang memenuhi lokasi kampanye.

Pasangan ini yakin memenangi pilkada Belu karena memiliki tiga keunggulan yang tidak dimiliki kandidat lain yakni jujur, moral dan nurani. Tiga kriteria ini harus dimilki pemimpin Belu yang akan datang.

Baca Juga :  “Nutrisi Harmoni”, Pakan Ternak Unggulan Paslon Nomor 3

Kampanye yang dihadiri tokoh masyarakat Lamaknen bersama mantan bupati Belu periode 1983-1988 John Leto, Fary mengatakan Sahabat memiliki visi membawa Belu menjadi lebih baik dari kondisi saat ini.

Pasangan ini juga sudah mendengar nasihat dari sesepuh masyarakat Belu yang mengetahui tentang apa yang mesti dilakukan sehingga masyarakat bisa keluar dari persoalan yang mereka hadapi.

Baca Juga :  KPU Tetapkan Paket FirmanMU Sebagai Walikota Kupang Terpilih

Fary mengaku datang ke Lamaknen untuk melihat langsung kondisi masyarakat dan kesulitan yang mereka hadapi terutama jalan dan air bersih. “Banyak sekali hal yang kita perjuangkan di sini,” ujarnya.

Namun Fary yang juga menjabat Ketua Komisi V DPR mengatakan persoalanjalan perlahan-lahan mulai teratasi setelah pembangunan jalan sabuk perbatasan. Jika sudah selesai dibangun, masyarakat akan menikmati jalan yang lebih baik.

Selain itu telah disetujui anggaran perpanjangan run way Bandara AA Bere Talo diperpanjang hingga mencapai 2.500 meter dari saat ini 1.600 meter pada 2016, dan pembangunan Bendungan Rotiklot yang juga dimulai pada 2016.

Baca Juga :  Taolin Ludovikus : “ Saya Siap Maju Di Malaka”

Ia mengatakan hampir semua desa di Lamaknen dan juga desa-desa di kecamatan lainnya di Belu kesulitan mendapatkan air bersih. “Saya sebelum memberikan persetujuan anggaran pembangunan infrastruktur, saya tanya menteri apakah seluruh usulan dari Belu sudah diipenuhi atau belum,” ujarnya.

  • Bagikan