Sahabat Dan Venna Memukau, Fansmu NKRI Dinilai Beretorika

0 71

ATAMBUA,fokusnusatenggara.com- Tahapan pelaksanaan Pilkada Belu-Nusa Tenggara Timur (NTT) telah memasuki debat terbuka tahap kedua siang tadi. Dalam debat terbuka yang mengambil tema “Meningkatkan Pelayanan Masyarakat Dan Menyelesaikan Persoalan daerah” t ersebut, Paket Sahabat ( Willy Lay – JT Ose Luan) dan Venna (Ventje Jack Roman Abanit – Bona Bove) tampil memukau dengan penyampaian visi misi yang mengena pada sunstansi persoalan. Sedangkan paket Fansmu-NKRI ( Falentinus Pareira – Cypri Temu) dinilai terlalu beretorika.

Debat BeluJohn Atet, Ketua Tim Pemenangan paket Sahabat menjelaskan hal tersebut usai pelaksanaan debat siang tadi, di Aula Betelalenok Atambua. Menurut Atet, penyampaian visi misi dalam debat siang tadi paket Sahabat dan Venna menguasai materi debat dengan baik. Sedangkan Fansmu-NKRI hanya sebatas retorika tanpa mengena pada substansi dari isi debat.

“ Secara penampilan semuanya baik dari ketiga pasangan calon ini. Tetapi Sahabat dan Venna lebih memukau karena penyampaian visi dan misi debat lebih kepada substansi persoalan masyarakat. Sedangkan Fansmu-NKRI hanya sebatas retorika,” jelasnya.

Debat yang berlangsung selama 110 menit siang tadi, dipandu moderator Ansy Demaris Rihi Dara. Dalam sesi pertama debat penyampaian visi misi, Paket Fansmu- NKRI menyampaikan soal peran birokrasi dalam penyelesaian masalah di daerah tanpa tanpa menjelaskan persoalan rill yang terjadi dalam masyarakat Kabupaten  Belu.

Menurut Fansmu NKRI pembenahan birokrasi harus dilakukan berdasarkan regulasi yang ada, dengan meningkatkan kapasitas dari aparatur pemerintah. “ Masih banyak rakyat yang tidak puas akan pelayanan pemerintah. Untuk itu peningkatan kapastitas pegawai dan seleksi pengisian jabatan penting untuk mencari orang yang tepat dalam posisi yang tepat. Sebab selama ini penempatan pejabat sering mengabaikan regulasi yang ada,” jelas Falentinus Pareira, calon bupati paket Fansmu-NKRI dalam penyampaian visi misinya tanpa menjelaskan persoalan daerah yang dimaksud dalam tema debat tersebut.

Sedangkan paket Sahabat dalam penyampaian visi misi langsung membedah persoalan riil yang terjadi di masyarakat dan solusi apabila paket ini terpilih nantinya. Persoalan terkait kelangkaan air bersih, pupuk, peningkatan infra struktur jalan dan irigasi, pembukaan lapangan kerja, pembangunan infra struktur penerangan, peningkatan industri rumah tangga hingga pendidikan kesehatan, serta penataan birokrasi yang berorientasi pada peningkatan pelayanan kepada masuarakat.

“  Apabila kami paket sahabat terpilih, kita akan memberikan program terbaik kita, untuk kelangkaan air minum kita akan bangun sumur bor  di beberapa daerah. Sedangkan untuk infrastruktur kita akan lakukan percepatan pembangunan baik itu jalan maupun irigasi, sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah penting dalam pembangunan kesehatan dan pendidikan. Bahkan untuk atasi krisis listrik kita akan maksimalkan Pembangunan PLTU dan PLTD .” jelas Willy lay dalam penyampaian visi misinya.

Sedangkan Paket Venna yang tampil terakhir dalam penyampaian visi misinya, bertekad untuk mengembalikan peran dan fungsi dari birokrasi yang telah mengalami degradasi baik itu moral dan pelayanan.

“ Saat ini mental pelayanan dan moral dari aparat birokrasi telah mengalami degradasi. Untuk itu apabila Venna terpilih nantinya, hal pertama yang dilakukan adalah mengembalikan peran dan fungsi dari aparat birokrasi yang cerdas, tanggap dan memiiki integritas dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat,” papar Ventje Roman Abanit dalam penyampaian visi misinya.

Hadir dalam debat siang tadi, selain para pendukung pasangan calon juga jajaran Muspida Kabupaten Belu, menurut jadwal dari KPU Belu, debat ketiga akan dilaksanakan pada 5 Desember 2015. (JJ)

Comments
Loading...