Pilkada Kabupaten Malaka 2020 Bakal Diikuti Dua Paket

0
152
Petahana dr Stef Bria Seran
Loading...

Kupang, fokusnusatenggara.com / 23 Januari 2020

Pilkada Kabupaten Malaka bakal diikuti dua paket. Incumbent Bupati dr Stef Bria Seran yang berpasangan dengan Wande Taolin akan berhadapan dengan penantang Dr Simon Nahak yang baru akan menentukan bakal calon wakilya awal Februari mendatang.

Petahana dr Stef Bria Seran dan Wande Taolin mantan anggota DPRD Malaka didukung Partai Golkar dengan delapan kursi ditambah Nasdem 3 kursi, demokrat 2 kursi. Sementara Dr Simon Nahak, dosen dan pengacara asal Denpasar Bali ini bakal didukung PDIP, Perindo, PKB, PSI dan mungkin juga Gerindra.

Bupati perdana di Kabupaten bungsu Malaka NTT yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste dr Stef Bria Seran menegaskan maju kembali padalam Pilkada kali ini untuk menuntaskan visi misinya.

“ Kalau 4 tahun lalu visi miisi saya meletakan fondasi yang kokoh membangun masyarakat Malaka. Kali ini memantapkan fondasi yang kokoh dan dinamis untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Malaka ,” kata Bupati Steff Bria Seran ( 22/1)..

Visi misi utama ini jelas dokter Stef Bria Seran pada masa jabatan pertama ini adalah mensejahterakan masyarakat melalui Revolusi Pertanian Malaka ( RPM).

“ Saat itu saya berpasangan dengan alm.Daniel Asa sebagai Wakil Bupati kami berhasil meningkatkan pendapatan perkapita ekonomi masyarakat melalui RPM. Namun ditengah perjalanan masa jabatan kami, Wakil Bupati Daniel Asa meninggal dua tahun lalu. Saya meneruskan visi misi kami ,” jelas dr Stef.

Alumni Fakultas Kedokteran UNDIP Semarang ini lebih lanjut menyebutkan dalam pilkada tahun 2020 ini memilih mantan anggota DPRD Wande Taolin sebagai calon Wakilnya.

“ Dalam Pilkada tahun ini saya akan berpasangan dengan Wande Taolin sebagai Wakil. Saya memilih mantan anggota DPRD ini karena yakin mampu bergandengan tangan untuk kami membangun Malaka. Dan saya yakin kami akan sukses menuntaskan visi misi jika terpilih ,” ujar dr Stef.

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT selama 10 tahun ini menyatakan selain revolusi pertanian juga sektor pembangunan lain seperti bidang Kesehatan juga akan diselaraskan dalam dalam visi misi nanti.

“ Jadi selain revolusi pertanian sektor lain juga diselaraskan termasuk kolaborasi dengan Pemprov dan pusat untuk membangun Kabupaten Malaka. Bidang pertanian kami sudah expor antaranya jagung dan bawang ke Timor Leste selain antar pulaukan ke Jawa dan Provinsi lainnnya ,” kata dr Stef.
Mengenai proyeksi pertarungan Pilkada nanti dr Stef bersama pasangannya optimis menang. “ Kami optimis karena sudah berbuat banyak untuk rakyat, pemilih dari 127 Desa yang menyebar pada 12 Kecamatan sekarang ini. Tidak pasang target namun kami yakin menang ,” tegas dr Stef Bria Seran diamini calon Wakil Wande Taolin.
Menyangkut Parpol pendukung dr Stef dan Wande Taolin menyebutkan walau belum ada SK dari Partai pendukung namun optimis bakal diakomodir.
“ Dari lobi –lobi politik yang bakal dukung kami adalah Partai Golkar, Nasdem dan Demokrat. Yang lainnya sementara lagi kami upayakan namun dari tiga parpol ini sudah lebih dari cukup jika dihitung dari perolehan kursi yakni 13 kursi ,” kata dr Stef Bria Seran.

Sementara itu Dr Simon Nahak menegaskan akan maju bertaraung lawan Petahana dalam Pilkada Malaka 2020 ini. “ Saya akan maju bertarung dalam Pilkada ini. Partai pengusung sudah oke, tinggal waktu yang tepat untuk deklarasikan saja karena saat ini masih penggodokan calon wakil ,” kata Dr Simon Nahak per telepon ( 22/1).

Calon Wakil Bupati jelas Dr Simon masih belum satu ahasa dikalangan Partai. Saat ini mengerucut ke tiga nama yakni Kim Taolin mantan anggota DPRD NTT, Ronald Azuri anggota DPRD Malaka dari FPDIP dan Roy Tey Seran anggota PDIP dari Jakarta.

“ Nama –nama ini yang lagi dibicarakan ditingkat Partai. Saya sudah menyampaikan beberapa syarat, kriteria kepada Partai Pendukung. Saya optimis dalam waktu dekat sudah diumumkan ,” jelas Dr Simon.

Mengenai peluang dalam Pilkada ini Dr Simon menegaskan optimis bakal keluar sebagai pemenang. Ada sejumlah jurus yang sudah disiapkan untuk menggalang massa nanti.

“ Saya jauh –jauh dari Bali datang ikut Pilkada untuk menang. Kalau dalam hitungan kalah untuk apa saya datang bertarung. Bagi saya tidak ada kamus kalah, harus menang ,” tegs Dr Simon Nahak. ( Usif).


Reporter: Usif


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here