Pilkada Belu Diikuti Tiga Paket

0 57

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Pilkada Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2015 mendatang, dipastikan akan diikuti tiga pasangan calon. Kepastian ini didapat setelah dalam Pleno KPU Belu siang tadi menetapkan tiga pasangan calon tersebut.

Tiga paket yang lolos tersebut, antaranya Paket Falens Pareira – Cipry Temu (Fansmu), Willy Lay – Oes Luan (Sahabat) dan ventje Abanit – Bona Bowe.

pilkadaKetua KPU Belu A. Marthins Bara Lay, menjelaskan hal ini kepada wartawan siang tadi.  Menurut Bara Lay, ketiga pasangan yang mendaftar di KPU Belu, dinyatakan lolos tahap seleksi dan ditetapkan menjadi pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Belu yang akan maju dalam Pilkada nanti. Agenda selanjutnya, menurutnya, akan dilakukan penarikan nomor urut pasangan calon yang akan dilaksanakan esok.

“Ketiga pasangan ini dinyatakan telah memenuhi syarat dan ditetapkan dalam pleno KPU, sisa esok kita akan tarik nomor urut pasangan calon,” jelasnya.

Bara Lay menjelaskan, usai penarikan nomor urut,  tanggal 27 Agustus 2015  akan dilakukan tahapan awal kampanye di Balu dengan ikrar dan pawai perkenalkan peserta Bupati-Wakil Bupati Belu.

Maryanti Luturmas : Tiga Pasang Lolos Di Malaka

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi NTT, Maryanti Luturmas-Adoe kepada wartawan di Kupang menjelaskan, untuk Kabupaten Malaka yang akan menyelenggarakan Pilkada perdana, akan diiukuti oleh tiga paket pasangan calon.

Ketiga paket yang akan bertarung tersebut antaranya,  Stef Bria Seran – Daniel Asa (SBS-DA), Taolin Ludovikus – Beny Chandradinata (Tabe) dan Agus Klaran – Palulus Bouk (Tulus).

Terkait Pilkada serentak di NTT, Maryanti menjelaskan, berdasarkan hasil pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) di delapan kabupaten yang akan menggelar pemilu kepala daerah (Pilkada) serentak di Nusa Tenggara Timur (NTT), dari 30 calon kepala daerah yang mendaftar, dua pasangan calon dinyatakan gugur, karena tidak penuhi syarat pencalonan.

“Ada dua pasangan calon kepala daerah dari independen yang dinyatakan gugur, karena tidak penuhi syarat dukungan,” jelasnya.

Dua pasangan calon yang gugur itu berasal dari calon independen di Kabupaten Ngada yakni Adrianus Fono Dopo-Yohanes Vianey Sayangan. Calon independen lainnya yang gugur terdapat di Kabupaten Manggarai yakni Philipus Mantur-Adrianus Suardi yang juga tidak memenuhi syarat dukungan. “Mereka masih kekurangan lima ribuan dukungan KTP,” katanya.

Dengan penetapan ini, menurut dia, maka tersisa 27 calon kepala daerah di delapan kabupaten yang akan menggelar Pilkada serentak. Kabupaten yang akan menggelar Pilkada yakni Malaka tiga pasangan calon, Ngada tiga pasangan calon, Belu tiga pasangan calon, Sumba Barat 6 pasangan calon, Manggarai Barat lima pasangan calon, Sabu Raijua tiga pasangan calon, Sumba Timur dua pasangan calon dan Manggarai dua pasangan calon. (Laporan : JeOt)

 

 

 

Comments
Loading...