Nusa “Camar” Untuk Litelnoni

0 41

SOE,fokusnsuatenggara.com- Pilgub NTT telah masuk pada tahap kampanye. Saling jual program, galang kekuatan massa menjadi bagian dalam tahap ini. NTT dibagi dalam empat zona kampanye. Empat pasangan calon juga mulai berkelana untuk jualan program dan ketokohan mereka. Namun yang menarik dari semua pasangan calon adalah Benny Litelnoni. Kampanye di Zona Timor yang meliputi Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), membuat Benny Litelnoni serasa pulang kampung halaman.

Tanggal 4 sampai 12 Maret 2018, giliran Paket Harmoni (Benny K Harman dan Benny Litelnoni mulai melakukan kampanye di Zona 1 meliputi seluruh Pulau Timor. Sama seperti Benny K Harman yang disambut ribuan tim relawan dan massa simpatisan di Manggarai Raya, Benny Litelnoni sang wakil juga demikian di Tanah Timor, tepatnya Nusa “Camar” (Nusa Cendana Marmer), sebutan lain bagi Kabupaten TTS, basis pemilih Benny Litelnoni.

Tidak ada pengerahan massa. Litelnoni memilih untuk datangi pendukung setianya langsung di desa. Tanggal 5 Maret 2018 misalnya, Benny Litelnoni memulai star kampanye di di Kecamatan Amanuban Selatan dan Amanuban Barat. Ribuan massa dengan isak tangis menyambut kedatangan paket Harmoni. Bahkan mereka rela Vacancy (libur)  dari aktifitas mereka sebagai petani, hanya untuk bertemu dengan Benny Litelnoni.

Lazarus Manao misalnya, petani asal Amanuban Barat ini, dengan tegas menyatakan bahwa Amanuban Barat tetap mendukung benny Litelnoni. Sebagai putra daerah dan mantan Wakil Bupati TTS, Benny Litelnoni dinilai telah berbuat banyak bagi warga Amanuban Barat.

“ Bapa Benny jangan takut, sebab kami ada disini untuk terus dukung bapak. Kalau bukan bapak, maka kami tidak akan pilih yang lain,” ungkap Manao, saat sesi tanya jawab dalam diskusi tersebut.

Lain Manao lain pula Noncy Pinis, tenaga pendidik PAUD ini. Dengan isak tangis dirinya menegaskan bahwa saat ini mereka tetap setia untuk mendukung Benny Litelnoni. Kendati ada Emi Nomleni yang juga calon Wakil Gubernur NTT dari daerah TTS, tapi bagi mereka hanya Litelnoni yang dinilai layak dengan jabatan itu.

“ Bapa Benny kami tetap setia dukung bapa. Dan hanya bapa saja yang kami anggap layak untuk posisi wakil gubernur. Pilkada saat ini selain bapa ada Emi Nomleni. Tapi kami lebih kenal dari pada Emi,” katanya dengan isak tangis haru.

Menjawab asa dan harapan masyarakat TTS, Benny Litelnoni hanya berpesan singkat. Tetap jaga kekompakan, persatuan serta proteksi diri dari godaan politik uang. Baginya, kompak dan bersatu adalah sikap yang tepat untuk menghantar dirinya menjadi Wakil Gubernur NTT untuk kedua kalinya.

“ Tetap jaga kekompakan dan harus bersatu. Saya minta bapa dan mama sekalian jangan tergius dengan godaan politik uang. Kalau bapa dan mama mau saya jadi lagi, tetap jaga itu,” pesanya.

Pilkada Gubernur NTT kali sangat eksklusif. Selain diikuti oleh para politisi senayan NTT, isu dikotomi basis pemilih berdasarkan agama dan wilayah masih tetap dipakai. Bahkan beberapa survei terbaru tetap menempatkan pasangan Benny K Harman dan Benny Litelnoni sebgai unggulan di tempat teratas menyulus paket Eston Foenay – Chris Rotok di urutan kedua, Marianus Sae – Emi Nomleni posisi ketiga dan Viktor Laiskodat – Josef Naesoi pada pada posisi terakhir. (Tim MC harmoni)

 

 

Comments
Loading...