“Ndara Malle Mbongga Auta” Saatnya Sumba Memilih Harmoni

0 62

TAMBOLAKA,fokusnusatenggara.com– Sumba selalu memiliki tardisi budaya yang kuat. Setiap hajatan baik itu sifatnya senang maupun duka, selalu didahului dengan ritual adat. Kerbau sebagai simbol kewibawaan orang sumba dalam berhajat,  selalu menjadi tumbal yang dipersembahkan. Salah satunya Ritual “Ndara Malle Mbongga Auta”, ritus perutusan maju berperang.

Rabu, 7 Februari 2018 siang, menjadi momentum Ritus Perutusan “Ndara Malle Mbongga Auta” bagi Benny K Harman dan Benny Litelnoni, Calon Gubernur dan Wakil Gubenrur NTT, dengan tagline Paket Harmoni untuk meminta restu leluhur  tanah Sumba.

Seekor kerbau jantan menjadi tumbal dengan sekali tebasan Katoku (Parang Sumba,red), yang diayunkan Benny K Harman. Sontak, pekikan khas masyarakat Sumba mengiringi prosesi tersebut. “ Pak BKH diterima di tanah Sumba oleh leluhur dan masyarakat, ini sungguah luar biasa. Biasanya butuh dua sampe tiga kali tebasan, tapi kali ini hanya satu kali saja,”ungkap Umbu Nala Monekaka, Tokoh Masyarakat Sumba Barat Daya, yang pimpin prosesi tersebut.

Paket Harmoni siang itu, di tengah masyarakat Sumba Barat Daya menggelar Deklarasi Khebinekaan sekaligus meminta restu untuk maju “berperang” dalam Pilkada Gubernur NTT  27 Juni 2018. Tetes darah kerbau yang jatuh ke tanah Sumba, adalah bentuk restu dari seluruh leluhur kepada Harmoni.

“ Peristiwa hari ini adalah momentum saatnya orang Sumba menentukan pilihan. Dan pilihan hari ini hanya kepada Paket Harmoni, sebagai calon gubernur NTT lima tahun kedepan, semoga restu tanah Sumba dapat membawa kemenangan bagi Harmoni,” ungkap Eman Babu Eha, sesepuh masyarakat SBD.

Bukan hanya Eman Babu Eha saja, tapi Umbu Djima, mantan Bupati Sumba Barat yang hadir pada saat itu juga memberikan restu dan pesan yang sama. Bahkan Umbu Djima dengan tegas mendukung Harmoni untuk menjadi Gubernur NTT berikutnya. Sebab sosok BKH adalah idola dia selain mantan Gubernur El Tari dan Ben Mboi.

“ Selama ini tokoh idola saya hanya dua orang orang, yakni Almarhun El Tari dan Ben Mboi. Tapi setelah saya mengikuti pemikiran BKH lewat media dan televisi, maka dia adalah idola saya yang baru. Cerdas, tegas, dan bersih adalah sosok ideal memimpin NTT selanjutnya,” ungkapnya.

Perasaan haru biru seketika hadir. BKH tidak menyangka bahwa sebagai Putra Flores, dirinya bisa diterima dengan baik di Tanah Sumba bersama dengan Benny Litelnoni. Dukungan dan restu ini, sebagai motivasi untuk berjuang lebih keras agar menang dalam kontestasi ini.

“ Saya datang dengan ketulusan untuk melayani, dan dengan kerendahan hati meminta restu kepada semua tokoh dan masyarakat Sumba. Pilihlah pemimpin yang memiliki ketulusan dalam melayani dan mau berjuang bersama untuk mensejahterakan masyarakat Sumba. Dan saya bersama pak Benny Litelnoni memiliki ketulusan untuk melayani seluruh masyarakat NTT termasuk rakyat Sumba,” ungkap BKH.

Peristiwa hari ini akan bermuara pada asa masyarakat Sumba. Saatnya masyarakat Sumba memilih Gubernur NTT, yang bisa membawa perubahan bagi persoalan mendasar di NTT yakni Kemiskinan. Pilihan itu hanya pada sosok yang tulus dan siap melayani. Sejauh ini  ada empat paket yang maju bertarung. Tapi persoalan ketulusan dalam melayani, Harmoni sudah buktikan hal tersebut melalui Benny K Harman dan Benny Litelnoni. (Je Taolin)

Comments
Loading...