Maju Pilgub NTT, Melki Laka Lena Terus Menuai Dukungan

0 53

KUPANG, fokusnusatenggara.com- Pilkada Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) memang masih setahun lagi. Namun saat ini aktifitas politik para kontestan terus genjar dilakukan. Tujuannya cuman satu, menarik simpati dan dan dukungan masyarakat. Salah satu calon yang sebulan terakhir ini santer dibicarakan masyarakat adalah Melkiades Laka Lena, politisi muda Partai Golkar. Ketika banyak dukungan mengarah kepadanya, sosok Melki Laka Lena patut diperhitungkan.

Melki Laka Lena bukan sosok baru dalam peta perpolitikan di NTT. Sosok muda yang memegang posisi penting dalam struktur DPP Partai Golkar saat ini, pernah menajadi calon Wakil Gubernur NTT periode 2013 -2018  berpasangan dengan Ibrahim Agustinus Medah, walau akhirnya kalah pada periode tersebut.

Pengalaman tersebut menjadi spirit untuk berbenah dan belajar. Tahun ini Laka Lena kembali dengan sikap optimisme yang besar, yakni maju menjadi Calon Gubernur NTT dari Partai Golkar. Memang secara politik Golkar belum memutuskan siapa yang akan diusung, sembari menunggu hasil survei. Namun posisi Melki Laka Lena yang sudah bergerak hampir ke seluruh NTT, bisa diprediksi bahwa persingan hanya milik Laka Lena da Iban Medah untuk keluar melalui Partai Golkar.

Mengapa persaingan dalam internal Partai Golkar hanya ada dua sosok ini? Jawabannya sederhana. Sejauh ini dari delapan nama yang ikut disurvei DPP Partai Golkar, hanya Laka Lena da Iban Medah yang sudah melakukan gerilya politik mencari dukungan dari seluruh masyarakat NTT.

Berbicara soal dukungan politik, dari seluruh pemberitaan yang ditampilkan media massa maupun elektronik dan online, Laka Lena lebih unggul mendulang dukungan. Bahkan dalam sepekan saja, Laka Lena mampu mendapat simpati dari ratusan masyarakat di Kabupaten Rote Ndao, yang melakukan deklarasi dengan tagline “Relawan Laka Lena For NTT 1”.  Ratusan masyarakat dari 10 kecamatan di Rote Ndao, menyatakan siap mendukung Laka Lena menjadi Gubernur NTT 2018 – 2023.

“ Kita dukung Laka Lena karena dia sosok muda. Saatnya orang muda bersatu untuk perubahan NTT yang lebih baik,”  ungkap Martinus Selly, tokoh masyarakat Busalanga, Rote Ndao, pada saat deklarasi Relawan Laka Lena For NTT 1, Minggu, 23 April 2017.

Setelah Rote Ndao, esoknya, Senin, 24 April 2017, giliran Aliansi Masyarakat Sumba Tengah (AMAN) menyatakan dukungan kepada Laka Lena, bertempat di Waibakul ibu kota Kabupaten Sumba Tengah,  hampir 500 orang masyarakat setempat  memberikan dukungan politik kepada Laka Lena untuk menjadi Gubernur NTT.

“ NTT ini sudah saatnya dipimpin oleh anak muda. Dan saya lihat dari semua calon yang ada, hanya Melki Laka Lena yang bisa kita harapkan membawa perubahan di NTT,” ungkap Umbu Manuara, Koordinator AMAN di Waibakul, Senin 24 April 2017.

Berikutnya dukungan kepada Laka lana terus mengalir. Kali ini dukungan tersebut datang dari masyarakat diaspora NTB di Mataram. Sekitar 200 an keluarga besar Flobamora yang terdiri dari 15 suku, di kota mataram mendeklarasikan dukungan mereka kepada Melkiades Laka Lena.

Agus Balela, Ketua Ikatan Keluarga Flobamora di NTB menegaskan, dukungan diberikan kepada Laka Lena, karena Ikatan keluarga Flobamora di NTB melihat sosok laka Lena adalah sosok muda yang memiliki konsep brilliat akan solusi pembangunan di NTT.

“ Melki ini anak muda yang memiliki visi kepemimpinan yang brilliat. Saat ini memang banyak tohkoh NTT yang maju, namun sosok muda seperti Melki adalah sosok yang bisa membawa pembaharuan dalam paradigma kempemimpinan di NTT,” ungkapnya saat bertemu Laka Lena di Wisma Nusantara Ampenam Mataram, Rabu, 26 April 2017.

Setelah Rote Ndao, Sumba dan NTB, kini giliran warga empat kecamatan di wilayah Swa Praja Amarasi. Tanpa ada yang mobilisasi, ratusan warga Amarasi dari tiga kecamatan, Kamis,  27 April 2017) petang, Melki Laka Lena, di kediamannya di bilangan Jalan Nangka, Oeba, Kota Kupang. Mereka datang untuk menyampaikan dukungan kepada Melki Laka Lena untuk maju bertarung di Pilgub NTT 2018.

“Kami ini datang secara spontan tanpa dimobilisasi siapapun. Kami dengar ada keder muda Golkar seperti Pak Melki yang mau maju, maka kami datang untuk menyampaikan dukungan. Ini tidak ada paksanaan atau mobilisasi dari siapapun, ini murni spontanitas kami,” kata Temukung dari Desa Ponain, Rudolof Oto.

Seperti disaksikan, sedikitnya 250-an warga Amarasi datang menggunakan 11 pick up. Mereka datang dari tiga kecamatan, yakni Amarasi, Amarasi Timur dan Amarasi Selatan. “Kami tahu Pak Melki itu kader Golkar yang pernah maju Pilgub 2013, tapi kalah bersama Pa Medah, tapi kami melihat pa Melki sebagai figur muda yang harus diberi kesempatan. Jadi kami datang memberikan dukungan. Sebelum datang, kami juga sudah bertemu dan sepakat untuk bekerja untuk Pak Melki untuk bisa menang,” tambah Doni Abineno, dari Kelurahan Nonbeis.

Juru Bicara warga Amarasi, Bernard Boymau, menjelaskan, kehadiran mereka di kediaman Melki Laka Lena bukan sesuatu yang dibuat-buat, tapi ini keinginan warga Amarasi untuk memberikan dukungan kepada Melki Laka Lena agar jangan pernah menyerah dengan calon-calon lain. Sebab, sebagai orang muda yang punya integritas, sangat layak menjadi gubernur NTT.

“Kami mau  gubernur NTT lima tahun ke depan itu figur muda energik seperti Bapa Melki sehingga bisa masuk ke seluruh pelosok NTT termasuk ke Amarasi,” katanya.

Ia mengatakan, di Partai Golkar NTT ada dua sosok yang menonjol, ada Ibrahim Medah dan Melki Laka Lena. “Kami tidak menjelekan Pak Medah dan memuji Pak Melki tapi kami datang untuk memberi suport ke Pak Melki bahwa NTT butuh orang muda seperti Pak Melki,” katanya, dan menambahkan, demi Melki Laka Lena, warga yang datang pun termasuk nenek-nenek dan kakek, termasuk ibu-ibu yang sedang menyusui. “Ini bukan alasan, tapi semua mau datang ketemu Pak Melki, paling tidak bisa melihat senyumnya,” ujarnya.

Untuk Bapak Iban Medah, lanjut dia, lebih cocok menjadi penasehat untuk mendorong figur muda jadi gubernur. “Intinya, kami dukung figur muda yang masih fit dan segar sehingga bisa menjangkau seluruh wilayah NTT yang luas ini. Tidak saja di Kota Kupang atau Flores saja, tapi bisa masuk sampai ke pelosok-pelosok, termasuk Amarasi yang masih butuh sentuhan orang seperti Pak Melki. Kami akan menjadi tentaranya Bapa Melki yang mau bekerja tanpa dibayar,” tegasnya.

Dukungan masarakat tidak berhenti sampai disitu. Bahkan pada Jumat, 28 April 2017, Melki Laka Lena kembali mendapat restu dan dukungan dari Tiga Raja di TTU yang tergabung dalam Swa Praja Biboki, Insana dan Miomafo (Biinmafo). Bahkan dukunngan tersebut ditandai dengan upacara adat menerima kedatangan Laka Lena.

“ Kita datang dukung sosok yang muda. Dan harapan NTT ada pada sosok muda seperti Melki Laka Lena. Kami tiga orang tetua adat dari ketiga swa praja ini bertekad untuk menangkan sosok muda seperti Laka Lena,” ungkap Usif Frans Taolin, mewakili Swa Praja Insana yang diamini kedua usif dari Miomafo dan Biboki tersebut.

Melihat banyaknya dukungan kepada Melkiades Laka Lena untuk terus maju bertarung dalam Pilkada Gubernur NTTmendatang, tentu membuat pesaingnya terutama dalam internal Partai Golkar harus berhitung banyak. Pasalnya, selama ini santer beredar di masyarakat bahwa Golkar sudah pasti akan mendukung I. A  Medah ( Ketua DPD Partai Golkar NTT) untuk maju menjadi Calon Gubernur. Namun melihat kondisi saat ini, Iban Medah tentu tidak lagi jumawa bahkan harus berhitung mundur akan peluangnya menjadi calon yang akan diusung Partai Golkar. (fatur)

 

 

Comments
Loading...