Koalisi Golkar-Nasdem Resmi Usung Jacky Uly Dan Melki Laka Lena

0
1936
Loading...

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Koalisi Partai Nasdem dan Partai Golkar akhirnya secara resmi mengusung Jacky Uly berpasangan dengan malki Laka Lena, untuk maju dalam Pilkada Gubernur NTT 2018. Keputusan ini diambil dalam rapat pleno Tim Pilkadfa Pusat DPP Partai Golkar, yang dilaksanakan pada Selasa, 3 Oktober 2017 malam.

Dalam rapat pleno yang dipimpin oleh Korbid Pemenangan Pemilu (PP)  Indonesia ll, Ahmad Hidayat Mus  dan Wasekjen Korbid PP Indonesia ll, Mustafa M Radja, memutuskan beberapa hal penting diantanya.

Pertama, keputusan yang diambil Tim Pilkada Pusat DPP Partai Golkar ini, didasarkan atas pertimbangan beberapa hal, yaitu terkait seleksi dan kompetisi kepemimpinan politik di daerah termasuk Propinsi NTT, harus memperhatikan kompetensi, kapasitas, kapabilitas dan elektabilitas provinsi calon yang diusung disesuaikan dengan dengan kebutuhan dan masalah yang ada di daerah.

Kedua, Provinsi NTT sebagai daerah yang terletak di wilayah paling selatan Indonesia dan berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia perlu pemimpin yang bisa mengatasi berbagai persoalan lintas batas negara antara lain human trafficking, penyelundupan barang terlarang dan masalah lintas batas negara lainnya yg perlu ditangani dengan serius dan tuntas.

Ketiga, NTT sebagai provinsi kepulauan membutuhkan kerjasama dan sinergi lintas sektor, wilayah dan pemimpin, sehingga mensyaratkan pemimpin yang bisa menyatukan semua potensi ini bisa bergerak bersama membangun NTT. Butuh perpaduan pasangan pemimpin yang kuat konsolidasi pemikiran dan implementasi lapangan, punya pengalaman dan gerak lincah di lapangan plus jaringan solid di seluruh NTT, nasional dan internasional yg bagus.

Keempat, ketertinggalan dalam berbagai aspek yang masih menjadi soal klasik di NTT dan makin berkembangnya potensi daerah NTT di berbagai bidang membutuhkan sosok pemimpin NTT ke depan yang kuat gagasan, tekun bekerja lapangan, mendengar berbagai kalangan, rendah hati dan bisa sinergi dgn berbagai pihak, memiliki dan didukung berbagai latar belakang jaringan di level nasional dan internasional untuk membangun NTT.

Atas dasar pertimbangan diatas dan setelah berkonsultasi dengan para senior – tokoh dan pemimpin NTT yang berkiprah di kabupaten dan kota,  para tokoh NTT di level Provinsi serta para tokoh NTT di level nasional dan internasional maka tim pilkada pusat DPP Partai Golkar memutuskan mengusung Jacky Uly dan Melki Laka Lena sebagai Cagub dan Cawagub Partai Golkar dan berkoalisi dengan Partai Nasdem pada pilgub 2018 mendatang.

Menurut DPP Golkar, Figur Jacky Uly yang purnawirawan perwira tinggi polri bintang dua yang punya pengalaman, kepemimpinan dan reputasi yang baik di level NTT, nasional dan internasional bersama Melki Laka Lena aktivis dan politisi muda yang punya jejaring kuat di kalangan generasi muda di NTT dan nasional merupakan perpaduan dua putra NTT terbaik yang mampu membangun NTT dengan lebih baik sesuai potensi yang ada dan masalah yang dihadapi.

Selain itu, DPP Partai Golkar dan DPP Partai Nasdem yang telah membangun koalisi nasional di berbagai pilkada se-Indonesia telah membangun kesepakatan secara musyawarah mufakat dan siap bekerja keras memenangkan pasangan Jacky Uly sebagai Cagub dan Melki Laka Lena sebagai Cawagub Provinsi NTT dengan semua jaringan yang dimiliki di seluruh NTT dan tingkat nasional. 

Para petinggi DPP Partai Golkar dan DPP Partai Nasdem, Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Partai Nasdem di DPR RI juga di DPRD Prop NTT, Fraksi Partai Golkar dan Fraksi Partai Nasdem di setiap kabupaten siap bekerja sama dan bekerja keras memenangkan pasangan ini.

Menurut Ahmad Hidayat, Keputusan ini segera disampaikan ke seluruh pengurus DPD Partai Golkar Provinsi NTT dan Kabupaten Se – NTT serta jajaran partai Golkar sampai ke tingkat kecamatan, desa kelurahan serta para senior dan sesepuh serta simpatisan dan kader partai Golkar se NTT. Keputusan ini wajib diamankan dan dilaksanakan oleh para pimpinan dan pengurus, simnpatisan dan anggota partai, tanpa kecuali. Bagi setiap kader yanbg membangkanbg akan diberi sanksi tegas secara organisasi. ( Do Manlea)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here