Ini Solusi cerdas Paket Harmoni Soal Program 100 Ribu Lapangan Kerja

0
593
Loading...

SOE,fokusnusatenggara.com-  Calon Gubernur NTT Nomor Urut 3, Paket Harmoni ( Benny K Harman dan Benny Litelnoni), punya sejuta ide dalam rasionalisasi program kerjanya apabila terpilih menjadi Gubernur NTT periode berikut.

Ada lima program unggulan paket ini, yang diformulasikan dari 25 masalah aktual yang didapat dari masyarakat NTT berdasarkan survei yang dilakukan. Kelima program unggulan tersebut antaranya, program desa menyala, pembenahan infrastruktur, membuka lapangan kerja baru, kredit tanpa jaminan dan beasiswa untuk pelajar kurang mampu dan berprestasi.  

Program lapangan kerja baru dengan rasionalisasi 100 ribu lapangan kerja baru bukan hal yang mustahil. Menurut Benny K Harman (BKH), Calon Gubernur NTT Nomor Urut 3, banyak yang pesimis dengan program ini. Tapi bagi kami Paket Harmoni, kami paham dan tahu benar cara atasinya.

“ Jangan dilihat program ini lalu diterjemahkan secara lurus. Kami punya solusi dan caranya,” ungkap BKH saat melakukan kampanye di Kapan, Soe, Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi NTT, Selasa 6 Maret 2018.

Menurutnya, untuk menekan angka pengangguran yang tinggi, yang berakibat pada masifnya masyarakat NTT yang bekerja di luar negeri, pihaknya akan membuka Balai Latihan Kerja (BLK) secara sitematis. BLK sistematis ini, nantinya akan difungsikan juga sampai pada tingkat desa, dengan mendata semua angkatan tenaga kerja berdasarkan umur, pendidikan dan minat.

“Setelah kita data, kita akan masukan mereka ke BLK. Dari BLK kita berikan sertifikat, lalu kita tampung dan kita sebar ke sektor swasta untuk dipakai. Kalau ada yang mau membuka lapangan pekerjaan sendiri, maka kita akan berikan modal usaha, dengan kisaran 1 juta hingga 10 juta rupiah. Tujuan kita agar mereka tidak lagi nganggur dan memilih untuk kerja ke luar negeri sebagai TKI dan TKW,” jelasnya.

Menurutnya, dari total 100 ribu lapangan pekerjaan baru ini, dinilai bisa menekan angka pengangguran dan angka pencari tenaga kerja ke luar negeri. Sebab setelah diberikan sertifat, para tenaga terlatih ini akan dikumpulkan ke dalam badan usaha daerah dan disalurkan kepada pihak ketiga yang membutuhkan.

“ Kita akan tampung mereka semua, lalu kita akan menjadi agen untuk menyalurkan secara langsung ke pihak ketiga yang membutuhkan jasa mereka. Semua akan kita kelolah dibawah Badan Usaha Milik Daerah. Sehingga kita kontrol dan kita berikan pendampingan hukum, apabila kelak ada persoalan hukum yang menimpa mereka,”pungkasnya. (Tim MC Harmoni)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here