Gagal Lewat Nasdem, Rihi Ga Dukung Paket FirmanMU

0 62

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Joey Rihi Ga, Calon Wakil Walikota Kupang, yang mendaftar lewat partai Nasdem menegaskan, akan mengarahkan semua massa pendukungnya, untuk memberi dukungan kepada Paket FirmanMu (Jefri Riwu Kore – Herman Man). Keputusan Rihi Ga ini diambil setelah dirinya tidak lolos dalam tahapan seleksi dan survei oleh partai tersebut.

JRG“ Saya akan dukung FirmanMu. Dan hal ini sudah saya sampaikan kepada seluruh massa pendukung saya,” tegasnya kepada wartawan Sabtu, 6 Agustus 2016.

Menurutnya,  sikap ini setelah DPC Nasdem Kota Kota Kupang memutuskan mendukung Jonas Salean – Niko Frans (Sahabat), yang juga sebagai calon petahana. Dirinya mengaku, legowo dan hargai keputusan tersebut.

“ Saya hargai dan legowo dengan keputuan tersebut.  Tapi pergerakan politik saya tidak akan berhenti sampai disini. Kita sama-sama mencari solusi akan figur pemimpin yang pro rakyat. Saya pikir bahwa hanya mereka yang tidak pernah berhenti begerak yang bisa merubah kondisi di Kota ini. Keputusan Nasdem mendukung petahana sudah final dan kita harus menempuh jalan lain supaya apa yang kita inginkan di Kota ini bisa terwujud,” ungkapnya.

Ditambahkannya, saat ini dirinya bersama tim dan keluarga telah mengarahkan dukungan kepada pasangan Jefri Riwu Kore dan Herman Man atau Paket FirmanMu. Dukungan ini diberikan karna dianggap memiliki visi yang sama dalam membangun Kota Kupang.

“Bagi saya, dukungan politik yang diberikan ini murni sebagi bentuk perjuangan karna kita memiliki visi yang sama dalam membangun Kota Kupang. Kota adalah tempat bertarung semua kepentingan dan kita harus cerdas mengarahkan dukungan politik. Bagi saya, jika kita mau berubah maka Pak Jefri da Pak Herman adalah jawaban tepat,” tegasnya.

Dukungan yang diberikan kata Joey Rihi Ga tidak hanya sekedar lewat kata-kata tapi telah melakukan pergerakan di lapangan. Tidak bisa dipungkiri katanya bahwa melawan petahana, laksana Daud melawan Goliat dalam kisah Alkitab. 

“Kita harus menempatkan petahana sebagai lawan berat yang perlu ditundukkan. Bagimana caranya pasti kita punya strategi yang tidak bisa disampaikan. Intinya, seorang pemimpin harus jujur kepada rakyat. Pemimpin tidak boleh bangga dengan sekian keberhasilan tapi dibarengi dengan segudang dosa,” pungkasnya. (fatur)

Comments
Loading...