Dukung Melki Laka Lena Maju Pilgub NTT, Ini Pesan Wabup Ende

0 58

ENDE,fokusnusatenggara.com-Situasi jelang Pilkada Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin memanas. Saling sikut antar pendukung pasangan calon menjadi trend tersendiri, dalam mengemas calon pasangan untuk di promosikan ke masyarakat. Namun kondisi politik kali ini akan berbeda dengan helatan lima tahun lalu. Banyaknya figur muda yang maju bertarung akan memberi warna tersendiri.

Sebut saja figur muda tersebut antaranya, Honing Sani, Beny Harman dan Emanuel Melkiades Laka Lena. Dari ketiga sosok ini, Melki Laka Lena, Wasekjend DPP Partai Golkar, adalah sosok yang dinilai pantas menjadi Gubernur NTT periode 2018 – 2023. Dukungan kepada Laka Lena terus berdatangan, bahkan beberapa tokoh di NTT secara terang-terangan memberi dukungan politik kepada mantan Sekjen Pengurus Pusat PMKRI ini.

Tokoh NTT terakhir yang beri dukungan politik kepada Laka Lena adalah Djafar Achmad, Wakil Bupati Ende. Djafar secara terang-terang memberi dukungan kepada Melki Laka Lena untuk maju dalam Pilgub NTT mendatang.

“ Sebagai anak tanah asli Ende, saya wajib dan harus memberi dukungan kepada Melki. Dirinya adalah sosok muda, dan pantas untukmenjadi Gubernur NTT mendatang. Dukungan kongkrit yang akan saya berikan berupa, mengajak seluruh masyarakat Ende agar memebrikan suara utuh kepada Melki apabila lolos menjadi calon,” ungkapnya kepada wartawan di Ende, 31 Mei 2017, usai mengikuti kegiatan Grand Final Sayembara Ayo Bangun NTT, di Aula Unflor Ende.

Selain memberikan dukungan terhadap Melki, Djafar juga meberikan beberapa pesan untuk dilakukan apabila Laka Lena terpilih menjadi Gubernur NTT mendatang. Pesan tersebut antaranya, Melki diminta untuk meningkatkan standar hidup masyarakat NTT yang masih di bawah garis kemiskinan, percepat pembangunan infra struktur, peningkatan kualiatas pendidikan, serta mempertahankan tolerasi dan kerukunan umat beragama di NTT.

“ Kalau boleh berpesan, apabila menjadi Gubernur NTT kelak, saya minta agar Melki bisa mengentaskan kemiskinan masyarakat NTT, dan meningkatkan semangat toleransi antar masyarakat NTT, dengan berpedoman pada Pancasila sebagai dasar dan falsafah hidup bernegara,” pungkasnya. (fatur)

Comments
Loading...