Dituding Dukung Kelompok Intoleran, Demokrat Sesalkan Pernyataan Viktor Laiskodat

0
515

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat sangat sesalkan pernyataan Viktor Laiskodat, Ketua DPP Partai Nasdem, yang mengatakan bahwa Demokrat adalah salah satu dari tiga partai yang mendukung ormas radikal dan kelompok intoleran.

Pernyataan tersebut dikeluarkan Laiskodat dalam pidato politik  saat acara deklarasi dan pelantikan pengurus Nasdem Kabupaten Kupang, di Aula Alfa Omega, Tarus, Kabupaten Kupang, Rabu 2 Agustus 2017.  Dan videonya diunggah ke media sosial, serta sudah menjadi viral.

Dalam video itu, Laiskodat menyebut beberapa partai-partai besar sebagai partai pendukung ormas radikal. Selain Demokrat, tiga partai lain yang ditudingnya adalah Partai Gerindra,  PKS dan PAN.

“Ada kelompok-kelompok ekstrimis yang mau bangun negara Khilafah. Khilafah itu tidak mau adanya NKRI. Celakanya, partai-partai pendukungnya ada di NTT. Partai pertama, Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN,” kata Viktor dalam video yang telah dilhat oleh ribuan warganet.

Wasekjen DPP Partai Nasdem, Rachland Sidhik dalam jumpa pers di Wisma Harapan Baik, Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang, Kamis, 3 Agustus 2017 mengatakan, tuduhan dari petinggi partai Nasdem itu sangat disesalkan, bahkan Demokrat menilai itu sebuah pemikiran yang sesat.

“ Pernyataan itu adalah upaya yang dilakukan secara sistematis untuk menghancurkan partai Demokrat di NTT dan ini sangat disesalkan,” kata Rachland Sidhik, yang didampingi Ketua DPP Partai Demokrat, Kastorius Sinaga, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Benny K. Harman dan Pengurus DPD Partai Demokrat NTT.

Sementara itu Beny K Harman berpendapat, pernyataan politik seperti ini menunjukkan sebuah lompatan cara berpikir sesat. Juga sebagai cerminan ketakutan dan kepanikan politik yang tidak ingin bersaing secara sehat dalam politik.

“ Kami tidak ambil langkah hukum terkait pernyataan itu. Sikap kami sudah jelas bahwa peryataan ini adalah sebuah pemikiran yang tidak dewasa dalam berpolitik secara santun. Semoga rakyat NTT tidak terpengaruh dengan pernyataan tersebut,” ungkapnya. (fatur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here