Dinilai Tidak Ada Kontribusi Untuk NTT, Ini Jawaban Cerdas BKH

0 59

RUTENG,fokusnusatenggara.com- Benny K Harman (BKH), calon Gubernur NTT yang berpasangan dengan Benny Litelnoni yang menggunakan tagline Harmoni ini, angkat bicara soal isu liar yang berkembang bahwa dirinya selama menjadi anggota DPR RI tiga periode, tidak punya kontribusi terhadap pembangunan NTT.

Lantas Bukan BKH namanya kalau tidak memberikan jawaban cerdas soal isu tersebut. Menurut Cagub NTT nomor urut 3 ini, isu tersebut sangat naif dan tidak mendidik. Pasalnya, bagi mereka yang tidak paham tentang fungsi dan kewenangan anggota DPR tentu akan bicara demikan. Tapi bagi mereka yang cerdas akan menilai lain soal tupoksi anggota DPR RI.

Menurutnya, selama menjadi anggota DPR RI, dirinya hanya menjadi bagian dalam Komisi III yang mengurus soal Hukum dan Keamanan. Selama  itu, dirinya bersama dengan sesama anggota Komisi III, konsern untuk menerbitkan produk hukum baru bagi masyarakat Indonesia, agar penegakan hukum di  indonesia bisa bejalan dengan adil.

Sebab salah satu fungsi tugas DPR adalah tugas legislasi, tentunya peran BKH sebagai mantan Ketua Komisi III era Presiden SBY, dan wakil Ketua Komisi III era Presiden Jokowi, memilki andil dan peranan besar dalam perumusan berbagai jenis prosuk hukum di Indonesia.

“ Ya tugas kami salah satunya legislasi. Dan ini saya lakukan selama tiga periode di DPR. Memang tidak ada bukti fisik kongkrit, karna tugas kami hanya merumuskan regulasi dan mengeluarkan produk hukum bersama pemerintah. Lain halnya kalau saya di Komisi V yang membidangi infra struktur, tentu akan ada hasil yang kongkrit,” jelasnya di hadapan ratusan simpatisan Paket Harmoni Di Ruteng, 20 Februari 2018.

Dijelaskannya, saat ini dirinya maju kembali ke kompetsisi Pilgub NTT. Banyak pertanyaan muncul ke BKH alasan mendasar maju lagi, setelah gagal dua kali. BKH hanya menegaskan, bahwa dirinya maju menjadi calon Gubernur NTT dengan tujuan untuk membangun NTT agar predikat daerah miskin bisa dihilangkan.

“Banyak juga yang tanya saya kenapa pa Benny ingin sekali maju Gubernur padahal sudah pernah gagal dua kali. Saya menjawabnya, saya ingin maju gubernur untuk memberikan kejayaan bagi rakyat NTT, Karena hanya dengan menjadi gubernur, saya memiliki kewenangan lebih luas untuk menyelesaikann persoalan masyarakat seperti masalah infrastruktur dan pendidikan yang berujung pada kesejahteraan rakyat”, tegasnya.

BKH menjelaskan bahwa, selama 15 tahun menjadi DPR banyak yang bilang BKH tidak pernah bangun jembatan dan tidak pernah bangun jalan. “Saya perlu kasih tahu bapa mama sekalian, selama menjadi anggota DPR RI saya bertugas di Komisi III, yang membidangi Hukum, HAM dan Keamanan, sehingga berbicara tentang produk Hukum yang kami hasilkan seperti Undang-Undang Desa dan aturan Hukum lainnya, tentu itu merupakan tanggung jawab kami di Komisi tersebut”, ungkap BKH.

Sementara tugas penganggaran dan pembangunan berada di Komisi yang berbeda sehingga, menurut BKH, sebagai orang yang paham Hukum dan aturan Dia tidak bisa melanggar apalagi mengintervensi tugas pokok komisi lain.

“Regulasi atau aturan tentang pelaksanaan anggaran, pembangunan dan lainnya, kami yang buat, tetapi eksekusinya ada di masing-masing komisi sesuai tupoksi, sehingga urusan jalan, jembatan dan pembangunan lainnya bukan kewenangan saya di DPR”, jelas Cagub paket HARMONI itu.

Diakuinya, masalah konektifitas antar kabupaten, antar kecamatan, dan antar desa sangat buruk termasuk jalan menuju sentra produksi pertanian, akibatnya para petani sangat sulit menjangkau pasar untuk memasarkan hasil komoditinya. ”Saya bertekat akan mengeluarkan rakyat NTT dari posisi itu,” ujar BKH Optimis.

Pada kesempatan yang sama Pius Rengka mengatakan BKH itu cerdas dan konsisten melawan korupsi.  “Karena konsisitennya itu sampai sekarang dia masih dipercaya menjabat sebagai wakil presiden anti korupsi se-Asia,” ungkap mantan anggota DPRD Provinsi NTT ini. (tim mc harmoni)

Comments
Loading...