Soleman Radja Dituding Lakukan Pembohongan Publik

0
937
Loading...

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Sulaiman Radja, Rektor Universitas PGRI NTT Versi Anton Kato, dituding telah lakukan pembongan terhadap publik. Tudingan ini disampaikan David Selan, Rektor PGRI NTT versi Samuel Haning, menanggapi pernyataan Radja terkait tidak sahnya 3000 ijasah alumni PGRI NTT.

IMG_5098 - Copy“ Itu sebuah tindakan pembohongan yang sangat kejam. Atas dasar apa dia katakan tidak sah?, ini tentu akan menjadi polemik dalam masyarakat terutama para alumni PGRI NTT,” ungkapnya kepada wartawan dalam jumpa pers Selasa, 28 Juni 2016.

Menurutnya, atas tindakan pembohongan tersebut, pihaknya perlu melakukan beberapa klarifikasi terkait hal ini.  Pertama,  proses perkuliahan para alumni tahun akademik 2013-2014, sudah selesai dengan kalender  akademik yang berlaku hingga sampai proses wisuda. Kedua, bahwa semua mahasiswa pada tahun akademik tersebut melakukan registrasi dan pendaftaran secara sah di Kampus PGRI NTT dari tahun 2009 hingga 2015, adalah mahasiswa aktif.

Ketiga, bahwa pada saat proses wisuda tersebut, para alumni dilepas oleh pihak universitas, dengan dihadiri oleh semua unsur pimpinan daerah NTT, bahkan Gubernur NTT, Frans Leburaya dalam sambutannya menegaskan bahwa kisruh ini jangan sampai korbankan mahasiswa. Keempat, Bahwa rapat bersama Menristekdikti, Mohamad Nazir, pada tanggal 15 September 2015 mengatakan, ijasah yang dipegang alumni dinyatakan sah.

Ditambahkannya, atas dasar pertimbangan tersebut, pihaknya meminta kepada Sulaiman Radja agar jangan membuat pernyataan yang menimbulkan keresahan bagi masyarakat NTT, khusunya alumnus PGRI NTT. (fatur)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here