Satgas Pamtas Yonif R 408 Gali Potensi Kemandirian Generasi Muda

  • Bagikan

Kupang, fokusnusatenggara.com / 3 Juni 2019

Guna menggali potensi kemandirian generasi muda bangsa di perbatasan, Satgas Yonif Raider 408/SBH beri pelatihan kerajinan tangan siswa SMK N 1 Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) RI-RDTL Yonif Raider 408/SBH, Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.IP, dalam rilis tertulisnya kepada Gatra melalui Penrem Korem 161/Wira Sakti Kupang, Minggu malam (2/6/2019).

Dia mengungungkapkan, pelatihan kerajinan tangan ini diberikan personel Pos Turiskain kepada anak-anak SMK Raihat, bertujuan untuk menggali kemampuan yang mereka miliki, sekaligus membekalinya dengan keterampilan berkarya seni. ” Kita beri pelatihan, agar mereka memiliki kemampuan lebih, khususnya karya tangan,” kata Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.IP.
[sc name=”BACA”]

Baca Juga :  SD Onoboi Juara pertama Lomba Karnaval

Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.IP menjelaskan, 4 orang anggota Pos Turiskain yang dipimpin Serda Dona itu, memberikan mereka pelatihan kerajinan tangan dengan bahan kayu. Namun, lanjut Joni Eko, sebelum memberikan pelatihan mereka ditunjukkan terlebih dahulu hasil karya seni yang telah dibuat oleh anggota Satgas.

“Kita tunjukan dulu, hasil karya anggota kita kepada mereka sebelum pelatihan dimulai. Dan para pelajar itu antusias mengikuti pelatihan yang diberikan anggota kami ,” ujarnya.

Baca Juga :  Imam Wahyudi : Soal Kemerdekaan Pers, Indonesia Kalah Dari Brunai

Adapun hasil karyanya yang ditunjukannya itu, papar Dansatgas Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.IP seperti lukisan, gantungan kunci, kaligrafi, papan nama kantoran maupun papan dinding serta kerajinan tangan yang bercorak ukiran. “Semua hasil karya tangan tersebut berbahan dasar kayu,” kata Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.IP.

Pelatihan yang diberikan anggota Satgas Pamtas ini kata Mayor Inf Joni Eko Prasetyo S.IP ini bertujuan untuk memotivasi dan memberikan daya tarik kepada siswa-siswi SMK N 1 Raihat untuk belajar membuat kerajinan tangan.

Baca Juga :  Komisi X DPR RI : Walikota Kupang Tidak Boleh Hambat Penyaluran Dana PIP

Selama pelatihan itu, ungkap Joni Eko, keempat anggotanya dengan sabar memberikan ilmunya dengan menjelaskan tahap demi tahap pembuatan kerajinan tangan kepada para siswa SMK.

“Para pelajar itu terlihat sangat bersemangat mengikuti apa yang kita latihkan.”Mereka dibuat perkelompok sehingga semua pelajar SMK N 1 Raihat dapat menerima dengan baik,” terangnya.

  • Bagikan