Sabu Raijua Peringkat Satu Hasil UN SMP

0 46

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Kabupaten Sabu Raijua menempati urutan pertama hasil Ujian Nasional (UN) Sekolah Mengah Pertama (SMP) Tingkat Provinsi NTT. Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Sinun Petrus Manuk kepada wartawan di Kupang-NTT.

“Tadi kami sudah serahkan semua hasil UN SMP kepada semua Dinas PPO kabupaten/Kota di NTT untuk selanjutnya diumumkan secara serentak pada tanggal 10 Juni 2015,” kata Sinun.

Dia menjelaskan, Hasil UN tingkat SMP kali ini cukup mengejutkan. Pasalnya Kota Kupang termasuk mendapatkan nilai yang cukup rendah dibandingkan dengan Kabupaten lain di NTT.

marthen“Posisi kedua ditempati oleh Kabupaten Rote Ndao sementara posisi terendah diperoleh Kabupaten Sumba Timur. Kalau hasil UN SMA kemarin Sabu Raijua ada diurutan terendah tapi untuk UN SMP dia menempati urutan teratas,” ungkap Sinun.

Menanggapi hal ini, Bupati Sabu Raijua, Marthen Dira Tome,  mengaku tidak kaget dengan hasil Ujian Nasional (UN) SMP dimana Sabu Raijua menempati urutan pertama. Pasalnya dalam menghadapi UN baik dari tingkat SMA, SMP dan SD, Dinas Pendidikan Sabu Raijua telah mempersiapkan para siswa secara baik.

“Saya tidak kaget dengan hasil UN SMP. Yang saya kaget adalah ketika hasil UN SMA kita berada diposisi terbawah. Kita melakukan hal yang sama baik untuk SMA maupun SMP dalam menghadapi UN tapi yang jadi pertanyaan kenapa hasilnya sungguh jauh berbeda,” ujar Dira Tome.

Menurut Marthen, hasil UN SMP bukan sesuatu hal yang luar biasa untuk dibanggakan sebab hasil tersebut didapatkan sesuai dengan persiapan para siswa maupun para guru dalam menghadapi Ujian Nasional. “Inikan bukan sesuatu yang perlu dibesar-besarkan karna sudah sesuai dengan persiapan kita. Ini harus menjadi motivasi untuk terus melakukan pembenahan,” ungkapnya.

Marthen menjelaskan, dalam menghadapi UN para siswa benar-benar disiapkan secara baik. Mulai try out hingga les tambahan dilakukan. Demikian juga dengan para Guru telah disiapkan bagimana mengatur strategi dalam mengajar para siswa.

“Para guru kita kasih belajar bagaimna membedah SKL, kita lakukan Center MIPA. Tenaga Pengajarnya juga sama yakni Dr. Kebamoto sehingga kami benar-benar siap menghadapi UN. Ketika kami menempati urutan terbawah UN SMA ada pertanyaan apakah benar hasil tersebut atau tidak dan jawabannya saat ini sudah ada yakni UN SMP kita teratas,” ungkap Dira Tome.

Diakuinya ketika hasil UN SMA anjlok, pohaknya langsung memerintahkan Dinas Pendidikan untuk melakukan evaluasi. Dari hasil evaluasi tersebut ternyata apa yang dilakukan untuk SMA maupun SMP sama.

“Strategi yang kita lakukan sama tapi hasilnya berbeda, itu menjadi pertanyaan bagi kami. Apakah ada yang tidak jujur dalam hal ini kita tidak tahu,” pungkas Dira Tome. (jeje)

 

Comments
Loading...