Komisi X DPR RI : Walikota Kupang Tidak Boleh Hambat Penyaluran Dana PIP

0 52

KUPANG,fokusnusatenggra.com- Walikota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jonas Salean diminta tidak boleh menghambat penyaluran dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), yang dikucurkan oleh legislator asal NTT. Sebab dana PIP sangat berguna bagi siswa yang kurang mampu dalam menunjang proses pendidikan yang dijalani.

P_20160801_185431“ Walikota Kupang harusnya bersyukur bahwa ada dana dari pusat yang diberikan kepada siswa kita yang kurang mampu  dan berprestasi. Niat baik dari anggota DPR RI terhadap dapil mereka jangan dihambat. Ini hal yang tidak baik yang dilakukan oleh walikota. Bahkan walikota tidak berpihak kepada masyarakat,” ungkap Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Sutan Adil Hendra, kepada wartawan dalam jumpa pers di Hotel Aston Kupang, Senin 1 Agustus 2016.

Menurutnya, persoalan penyaluran dana PIP di Kota Kupang, sudah dilaporkan kepada Komisi X. bahkan Komisi X juga sudah meneruskan laporan ini kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Pasalnya, dari seluruh daerah yang menerima dana PIP tidak ditemukan masalah seperti yang terjadi di Kota Kupang.

“ Di Jambi dapil saya misalnya, tidak ada hambatan soal penyaluran ini. Jawa Tengah, dan Kalimantan. Bahkan untuk NTT selain Kota Kupang semuanya aman dan tidak ada persoalan. Persoalan yang ditemui hanya pada pihak bank, yang meminta aturan tambahan soal pencairan, bukan ada hambatan dari kepala daerah seperti di Kota Kupang,” jelas anggota Fraksi Partai Gerindra ini.

Untuk itu dirinya meminta kepada Walikota Kupang agar kooperatis dalam penyaluran dana ini. Sebab dana yang ada bukan diambil dari APBD Kota Kupang, melainkan dari APBN. “ Saya harap Walikota Kupang dan dinas terkait serta kepala sekolah bisa sinergis untuk sukseskan program ini. Sebab program ini baik bagi masyarakat dan anak didik kita yang sudah diperjuangkan oleh Jefri Riwu Kore dan Fery Kase, anggota DPR RI asal NTT,” harapnya. (fatur)

Comments
Loading...