Bupati Malaka Tawarkan Dua Opsi Terkait Proses KBM

6

BETUN,fokusnusatenggara.com- Stefanus Bria Seran, Bupati Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya memberikan dua opsi kepada kepala satuan pendidikan di Kabupaten Malaka, terkait penerapan Proses Belajar Mengajar (KBM) pada kehidupan tatanan new normal pandemi Covid-19.

Dua opsi tersebut antaranya, sekolah yang sudah siap boleh menyelenggarakan KBM tatap muka di sekolah, sedangkan opsi kedua yakni, sekolah yang belum siap, tidak boleh memaksakan diri menyelenggarakan KBM di sekolah.

“Dari hasil evaluasi bersama ternyata belum semua sekolah siap. Maka saya tawarkan dua opsi. Bagi sekolah yang sudah siap sarana dan prasarana sesuai protokol kesehatan, maka KBM siap diterapkan. Bagi yang belum siap, jangan memaksakan diri. Tapi KBM tatap muka tetap diawasi Polri, TNI dan Satpol PP,” jelas Bupati Bria Seran, usai memimpin rapat evaluasi bersama para kepala sekolah di Betun, Selasa 4 Agustus 2020.

Dijelaskannya, pandemi Covid-19 belum bisa diprediksi kapan berakhir. Karena itu, warga Malaka harus tetap waspada termasuk kegiatan di sekolah-sekolah. Untuk itu, semua sekolah dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi sesuai pertemuan beberapa waktu lalu diminta menyiapkan sarana dan prasana kalau mau melaksanakan KBM tatap muka.

Namun demikian, Bupati Bria Seran optimis KBM tatap muka bakal berjalan baik, tetapi keraguannya mengenai siswa saat pulang sekolah. Untuk hal ini para guru diharapkan membagi jadwal pulang per kelas dalam jam yang diatur,  sehingga tidak ada gerombolan saat pulang.

“Kalau sekolah yang sudah lakukan pertemuan dengan orang tua dan ada jaminan kerja sama yang baik maka silahkan terapkan, tapi tetap taati protoker. Saya tegaskan apabila ada kepincangan maka kepsek akan diberikan pembinaan tiga kali, kalau masih pincang maka kepsek dipecat karena ini tidak main-main soal pandemi,” tegasnya.

Kepada para kepala sekolah, Bupati SBS mengatakan akan menggelar lagi rapat untuk memastikan kesiapan seluruh sekolah yang dijadwalkan tanggal 19 Agustus mendatang. (fatur)

Comments
Loading...