Telangga Gere Cs Dipecat Sehingga Serahkan Diri

0
196

Papua Nugini, fokusnusatenggara.com / 9 Juni 2019.
Panglima Tentara Pembebasan Nasional ( TPN ) Papua Barat, Organisasi Papua merdeka ( OPM ), Gen Goliath Tabuni menegaskan mantan anggota TPN PB cs dipecat sehingga menyerahkan diri. Mereka adalah Telangga Gire, Piningga Gire, Tekiles Tabuni dan Perengga .
“ Tolong tulis besar –besar. Keempatnya kami pecat karena indisipliner, merusak nama baik TPN PB OPM. Dua minggu lalu melalui rapat kode etik di Markas TPN PB di Rimba Papua, keempatnya kami pecat. Nah setelah pecat mereka serahkan diri dan kambinghitamkan kami TPN PB dan OPM ,” kata Gen Goliath Tabuni kepada fokusnusatenggara.com per telepon dari Madang, Padangbai, Papua Nugini, Minggu siang ( 9/6).

Dia menyebutkan sesuai informasi kaki tangan, simpatisan TPN PB dan OPM di Puncak Jaya setelah dipecat Telangga Gire cs kemudian menghubungi pihak militer Indonesia. “ Informan dan simpatisan kami ada disemua sudut. Mereka mengikuti betul sandiwara yang dilakonkan Telangga Gire cs ,” ungkap Gen Goliath Tabuni.
Dia menegaskan sangat menyayangkan sikap militer Indonesia yang mudah percaya mereka yang menyerahkan diri itu. Apalagi hal seperti ini setiap tahun selalu terjadi seperti ini. “ Setiap tahun ada saja anggota yang kami pecat. Modus yang dimainkan aparat keamanan Indonesia selalu berkoar serahkan diri. Aneh benar ya ,” ujar Gen Goliath Tabuni diamini Sekjen nya, Letgen Antonius Tabuni.

Militer Indonesia setiap penyerahan anggota TPN PB, kata Gen Goliath Tabuni selalu diberitakan besar –besaran namun tidak mendapatkan satu info berharga soal TPN PB dan OPM. “ Mereka tidak pernah dapat info berarti soal kami. Sementara kami selalu mendapatkan informasi soal gereka mereka. Buktinya sudah banyak yang anggota kami tembak mati ,” ujar Gen Goliath Tabuni.
Alumni Seminari di Timika yang dilantik sebagai Panglima TPN PB 11 Desember 2012, di Tingginambut Puncak Jaya Papua menyebutkan setiap anggotanya menembak mati anggota militer Indonesia, TPN PB selalu diancam.

“ Mereka selalu mengancam, akan menambak bahkan menangkap saya dengan Anton Tabuni. Ancaman semacam ini sudah berulangkali, namun kami masih ada di Markas. Kami sudah kebal dengan ancam mengancam seperti ini. Kami anggap seperti lagu yang selalu diulang refren nya ,” kata Gen Goliath Tabuni seraya menutup pembicaraan dan menyarankan agar melanjutkan wawancara dengan Tari Yikwainak Karoba.

Sementara Tari Yikwainak Karoba nampaknya seperti irit bicara dalam wawancara dengan Gatra.Com kali ini. “ Syalom Ipar Gatra. Apa yang ditegaskan Gen Goliath Tabuni dan Let Gen Anton Tabuni itu sudah benar. Telangga Gire cs itu dipecat karena ada kasus ,’ kata Tari Yikwainak Karoba seraya meminta maaf tidak bisa menyebutkan kasus dimaksud.
Dia mengatakan TPN PB dan OPM sekarang ini semakin kokoh dan kuat. Para elit di Australia, PNG, Vanuatu dan Negara –negara Melanesia di Pasifik, Belanda terus berjuang mengukuhkan kembali Negara Papua Merdeka yang dirampok Indonesia.

“ Negara –negara ini terus berupaya membantu kami. Mereka Melakukan gerakan bawah tanah yang cukup mantap. Antaranya membantu kami mengikutkan Negara Papua Barat untuk ikut Piala Dunia di Afrika 2021 mendatang. Mereka juga membantu biaya untuk team kami. Maaf mungkin ini dulu, lain kali disambung lagi karena kami mau ibadat ,” tutup Tari Yikwainak Karoba.

Seperti diberitakan Gatra.Com sebelumnya ada 4 anggota kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB), anak buah Goliat Tabuni menyerakan diri.
Sementara berita lainnya Team Sepak Bola Negara Papua Barat (West Papua Football Association) negara Papua Barat ( West Papua ) akan mengikuti laga sepak bola piala dunia di Afrika 20121 mendatang. Saat ini team kesebelasan Negara separatis vesri Indonesia ini sementara menjalanai latihan serius di Melbourne Australia. Ada dua team yang dipersiapkan, satu di Australia dan satu lagi di Belanda.

“ Walau tidak memiliki target untuk meraih juara, namun team kami berjuang. Karena Negara kami Papua Barat baru pertama kali diikutsertakan pada piala dunia ini. Keikutsertaan kami ini tentunya sangat menguntungkan dari sisi politik. Karena itu Indonesia harus tahu diri segera beri referendum seperti Timor Timur dulu. Jangan paksakan diri bertahan ,” pinta Tari Yikwainak Karoba.

Tari Yikwainak Karoba juga menegaskan bahwa keikutsertaan team sepak bola West Papua Football Association) negara Papua Barat ( West Papua ) telah membuat kami percaya diri. “ Walau Indonesia ngotot bertahan namun keiikutsertaan team bola kami ini menjadi sebuah senjata yang kuat dan tepat bagi mereka yang berkampanye untuk Provinsi yang ingin memisahkan diri dari Indonesia ,” ungkap Tari Yikwainak Karoba. ( Dedy ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here