Generasi Penerus Bangsa Harus Disiplin

0
300
Loading...

Kupang, fokusnusatenggara.com 28 Mei 2019

” Adik –adik semua ini adalah kader penerus masa depan. Dan untuk menjadi generasi penerus bangsa harus menjunjung kedisiplinan yang tinggi, cerdas dan memiliki karakter yang baik ,” penegasan ini dikemukakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat menerima audensi para SMP Kristen Citra Bangsa di ruang rapatnya pada Senin (27/5).

Dia mengatakan lewat pendidikan yang hebat akan dilahirkan generasi yang hebat. Karena itu para siswa harus disiplin, pintar serta punya karakter yang baik. Untuk menjadi sukses maka perlu belajar dari orang-orang terdahulu yang sudah sukses.

“Kalau mau jadi negara yang hebat dan Provinsi yang hebat, harus ada sumber daya manusia yang kita siapkan dengan baik. Belajar bisa melalui dua sumber ilmu pengetahuan yaitu Guru dan buku. Guru harus punya kecerdasan yang baik. Tenaga pendidik harus terampil. Kedua adalah buku. Kita bisa membaca untuk menambah wawasan. Manfaatkan waktu dengan membaca agar tidak terbuang percuma,” jelas Viktor Bungtilu Laiskodat.

Dia menambahkan pentingnya peran pendidikan dasar yang menjadi fondasi perkembangan pendidikan selanjutnya ke tahap yang lebih tinggi. Harus didukung dengan menghadirkan peran teknologi. Karena dengan teknologi, bisa mengakses informasi-informasi penting dalam belajar, agar semakin banyak referensi yang kita dalami. “ Kita usahakan agar nanti semua sekolah di NTT bisa mendapatkan pelayanan teknologi seperti internet dan bisa melaksanakan ujian berbasis komputer,” tambahnya.

Dia menginginkan Provinsi NTT menjadi Smart Province. “ Saya juga sudah merekrut beberapa profesor berlatar belakang pendidikan, untuk mendesain bagaimana menangani masalah dan membangun pendidikan di NTT ini ,” jelas Viktor Bungtilu Laiskodat.

Kepala Sekolah Menengah Pertama Kristen Citra Bangsa Jublina Ga S.Th. M.Pdk dalam pengantarnya menjelaskan, bahwa kegiatan pertemuan ini mereka lakukan dalam rangka pembelajaran luar kelas, untuk menambah wawasan bagi siswa-siswi.

“Kita adakan pembelajaran luar kelas ini dengan istilah ‘City Tour’ dimana siswa dapat belajar, bukan hanya dalam kelas saja. Karena ini adalah pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, maka kita sesuaikan untuk memilih datang, bertemu pimpinan wilayah daerah untuk belajar,” jelas Jublina.

Sementara itu salah seorang siswi kelas delapan, Dearnetha Amelia Ratu Lobo, mengaku senang, karena bisa belajar langsung dari Gubernur NTT dan mendapatkan pengalaman baru. Kesan positif itu juga tampak dari senyum para siswa lainnya. ( Usif).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here