Warga Sumba Minta Perhatian Pemerintah Terkait Virus Babi ASF

41

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Masyarakat di Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), meminta agar pemerintah baik itu di kabupaten dan provinsi hingga pusat, memberikan perhatian serius pada penanganan Virus Babi African Swine Fever (ASF), yang saat ini menyerang ternak babi milik warga di Pulau Sumba.

Pasalnya, dintengah kondisi new normal pandemi covid-19, serta serangan virus babi ini, membuat masyarakat mengalami kesulitan untuk pencegahannya.

Hal ini disamapikan oleh Stevanus Come Rihi, anggota Komisi I, DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Gerindra, kepada wartawan di Kupang, Kamis, 30 Juli 2020.

Dijelaskannya, masalah Virus Babi ASF ini, ditemukan saat dirinya melakukan reses DPRD pada beberapa waktu lalu.

“Masalah ini langsung saya dapat dari masyarakat ketika saya melakukan reses tanggal 13-20 Juli 2020 di Kabupaten Sumba Timur,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya meminta agar pemerintah sikapi persoalan ini dengan serius, sehingga kondisi ekonomi masyarakat tidak terganggu.

“Saya harap ada solusi dari pemerintah untuk persoalan ini, sehingga masyarakat tidak resah dan terganggu,” ungkapnya.

Sebagai langkah awal yang dilakukan, menurutnya, dirinya sudah membawa persoalan ini di komisi, guna dibicarakan lebih serius dengan pemerintah.

Selain memberi masukan, dirinya beeharap aga agar ada solusi yang baik untuk dimasukan dalam program pemerintah nanti. (ino naitio)

Comments
Loading...