ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Minta PLN Terus Tingkatkan Rasio Eletrifikasi di NTT

  • Bagikan

Kupang, fokusnusatenggara.com / 14 September 2019

Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi mengharapkan agar PLN dapat terus meningkatkan rasio eletrifikasi di NTT. Sebagai salah satu komponen penting dalam aksesibilitas pendidikan, keberadaan fasilitas listrik yang memadai tentunya akan dapat meningkatkan kemampuan belajar anak-anak NTT.

“Walaupun tingkat literasi anak-anak (muda) NTT masih rendah, namun ada kabar gembira bahwa menurut Bappenas dan Word Bank, tingkat sains anak-anak NTT adalah 1,8. Ini luar biasa karena di atas rata-rata tingkat sains nasional yang sebesar 1,1. Kalau anak-anak NTT diberi ransangan, sentuhan aksesibilitas atau fasilitas yang baik seperti di Jakarta, dampaknya pasti akan sangat luar biasa ,”jelas Wagub saat memberikan sambutan pada kegiatan Kuliah Umum yang diselenggarakan PLN Kupang di Aula Politeknik Negeri Kupang, Jumat (13/9).

Baca Juga :  Bupati Lantik Kepala Desa Dialam Terbuka

Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah Light Up Your Milenial Power With PLN Group. Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Human Capital Management PLN, Muhamad Ali, Wakil Walikota Kupang, Herman Man, General Manager PLN NTT, Ignatius Rendroyoko, utusan mahasiswa/I se-kota Kupang, utusan siswa/i SMA/SMK se-Kota Kupang, para petinggi dan karyawan PLN NTT, insan pers dan undangan lainnya.

Baca Juga :  Bupati Kupang Berhentikan 12 PNS Ex Koruptor

Menurut Wagub Josef Nae Soi, dengan meningkatnya rasio elektrifikasi di NTT dari tahun ke tahun, akan membantu anak muda dan para pelajar dalam meningkatkan pengetahuannya. Wagub mengatakan, anak-anak NTT memiliki potensi yang sangat luar biasa.[sc name=”BACA”]

“Anak-anak NTT tidak miskin harta dan tidak miskin intelektual. Yang kami miskin hanyalah aksesibilitas. Kalau PLN punya program untuk mengirim anak-anak muda ke luar negeri, jangan ragu untuk memilih anak-anak NTT. Saya memberikan apresiasi kepada PLN karena saat kami dilantik (5 September 2018), tingkat elektrifikasi kita di NTT hanya 61,3 persen, tapi per hari ini rasio eletrifikasi kita sudah mencapai 73,7 persen. Mudah-mudahan sesuai target PLN, sampai akhir tahun, rasio elektrifikasi listrik di NTT bisa menembus angka 90 persen,” harap politisi Golkar tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Dan Gereja Harus Berkolaborasi Sejahterakan Masyarakat

Mantan penasehat Menteri Hukum dan HAM ini mengajak generasi muda NTT untuk memanfaatkan upaya positif dari PLN secara baik. Kalau sudah ada listrik, belajarlah lebih tekun. Kehadiran listrik, minimal memberikan makna yang luar biasa yakni memberikan transformasi dalam komponen pendidikan kita. Kalau tidak ada listirk dan lampu, apa jadinya proses perkuliahan.

  • Bagikan