Wabup Flores Timur Adili Bidan Puskemas Yang Lecehkan Pasien

0
111
Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli sementara menginterogasi bidan Kamriah
Loading...

Adonara, fokusnusatenggara.com / 4 Oktober 2019

Wakil Bupati Flores Timur Agus Payong Boli menegaskan akan menindak tegas petugas medis di Puskesmas yang melecehkan pasien. Penegasan ini dikemukan terkait aduan masyarakat Desa Kiwang Ona, Kecamatan Adonara Timur melalui medsos atas perlakuan petugas puskesmas Waiwerang yakni bidan Kamriah Barek Ile.

“ Saya langsung sigap dan langsung panggil Kadis kesehatan dan bidan itu menghadap diruangan Jumad 4 Oktober. Saya langsung interogasi kronologis kasus tersebut. Ini kan perbuatan fatal. Bukannya pasien dilayani malah dilecehkan. Si bidan tersebut juga akhirnya mengakui khilaf dan minta maf ,’ kata Agus Payong Boli kepada fokusnusatenggara.com ( 4/10).

Dia menyebutkan kasus ini bermula ketika seorang ibu hamil dari Desa Kiwang Ona Kamis 3 Oktober 2019 datang memeriksakan diri di Puskesmas Waiwerang, sekitar jam 09.00 pagi. Dia dilayani bidan Kamriah Barek Ile.

“ Saat pasien masuk ruang pemeriksaan, bukannya diperiksa, dilayani malah dihujat dengan kata –kata yang tidak senonoh dan cukup pedas. Akhirnya si pasien itu pulang dan keluarganya langsung melaporkan ke saya. Karena itu saya panggil Kepala Dinas, kepala Puskesmas dan bidan tersebut menghadap ,” ujar Agus Payong Boli.

Kepada si bidan tersebut Wabup Agus Payong Boli menegaskan bahwa seorang ASN harus punya kesadaran moril dan tahu diri kalau karena gajinya dibayar oleh rakyat melalui negara tiap bulannya.

“ Saya marah benar. Kalau ada masalah pribadi tidak boleh dibawakan, dilampiaskan kepada si pasien dan keluarganya. Ini sangat fatal. Saya sudah perintahkan Kadis dan inspektorat memeriksa si bidan itu ,” jelas Agus Payong Boli.

Kepada Bidan Kamria Barek Ile Wabup Agus Payong Boli menawarkan dua opsi.Dipindahkan ketempat lain atau membuat pernyataan diatas meterai untuk tidak mengulangi perbuatan itu. “ Sambil menangis akhirnya bidan itu memilih meminta maaf, bertobat dengan membuat pernyataan diatas meterai untuk tidak akan mengulangi perbuatan tersebut ,” jelas Agus Payong Boli.

Selain membuat pernyataan diatas meterai, Wabup Agus Payong Boli juga memerintahkan Kamriah menyelesaikan dengan cara meminta maaf kepada si pasien dan keluarganya hari ini juga secara adat budaya Lamaholot ;” Morit Puken Koda, Mata Juga Puken Koda, Tite Kakan Keru,Arin Baki,Mela Sareh Helan Wai” ,” kata Agus Payong Boli. ( Usif).


Reporter: Usif


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here