Tokoh Lintas Agama Di Malaka Puji Kepemimpinan SBS

47

BETUN,fokusnusatenggara.com- Tokoh lintas agama di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memberikan apresiasi dan pujian atas kepemimpinan Stefanus Bria Seran, sebagai Bupati Malaka perdana.

Pujian para tokoh lintas agama ini bukan tanpa alasan. Stefanus Bria Seran atau yang kerap disapa SBS, di mata para tokoh agama tersebut, dinilai telah memberikan perubahan serta terobosan baru yang signifikan dalam pembangunan di Kabupaten Malaka.

Salah satu terobosan baru yang menurut para tokoh lintas agama ini, patut ditiru olah pemimpin di daerah lain adalah, kebijakan SBS dalam membangun “Revolusi Mental” lewat pembangunan akhlak dan mental masyarakat Kabupaten Malaka. Dimana SBS dinilai sangat mendukung pembangunan di bidang kerohanian dan religi,  yang diharapkan mampu meningkatkan pembangunan ahklah dan iman warga Kabupaten Malaka.

Sebagai wujud mendukung program tersebut, bertempat di Aula Kantor Bupati Malaka di Betun, Senin, 3 Agustus 2020, Bupati Stefanus Bria Seran, menyerahan bantuan hibah 12 unit mobil kepada lembaga keagamaan di Kabupaten Malaka.

Penyerahan mobil tersebut, disaksikan langsung oleh Uskup Atambua, Dominikus Saku, Ketua GMIT Klasis Malaka Benyamin Manemau, dan Ketua MUI Kabupaten Malaka, Zainal Mutaqim.

Uskup Atambua, Dominikus Saku, dalam sambutannya saat penyerahan mobil tersebut mengatakan, pihak gereja Katolik wilayah  Belu, TTU dan Malaka, memberikan apresiasi atas kemajuan yang telah dicapai oleh Stefanus Bria Seran, sebagai Bupati Malaka perdana setelah Malaka resmi menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Dengan bantuan fasilitas mobil ini, pembangunan ahklak manusia dan umat di Kabupaten Malaka bisa dimaksimalkan dengan baik.

“Ini adalah terobosan baru yang dilakukan bapak bupati Malaka. Dimana dalam undang-undang negara kita, pembinaan ahklak menempati tempat tertinggi, sehingga dengan bantuan mobil ini, pelayanan semakin baik dalam membangun ahklak manusia di Kabupaten Malaka,” ucap Uskup Dominikus.

Sementara itu, Ketua GMIT KLasis Malaka, Benyamin L Manimau di dalam sambutannya, memberikan apresiasi atas kepedulian yang kuat dari Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran,  terhadap eksistensi lembaga keagamaan yang ada di Malaka.

“Saya melihat kepedulian yang kuat dari Pemda Malaka terhadap lembaga agama, yang nota bene adalah mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah, terutama dalam hal iman dan ahklak. Kami merasa tersanjung mendapatkan dukungan yang sangat luar biasa ini,” ungkapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh  Ketua MUI Kabupaten Malaka, Zainal Mutaqim. Dirinya  mengatakan, dukungan mobil tersebut adalah amanah, yang harus digunakan untuk melayani umat.

“Mobil ini adalah amanah. Amanah ini tidak akan kami sia-siakan. Akan kami gunakan untuk membina umat sehingga menjadi umat yang bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, pada kesempatan tersebut mengatakan, bantuan hibah 12 unit mobil ini, sebagai bentuk kepedulian dari pemerintah Kabupaten Malaka kepada lembaga keagamaan di kabupaten Malaka, dimana lembaga keagamaan merupakan mitra pemerintah dalam mewujudkan seluruh program pembangunan yang ada di Kabupaten Malaka.

Namun demikian, tandas SBS, dirinya memohon maaf kepada seluruh lembaga keagamaan yang belum mendapatkan bantuan saat ini, karena disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah.

“ Memang pada saat ini kondisi keuangan daerah tidak memenuhi untuk dibagikan kepada seluruh lembaga keagamaan yang ada di Malaka. Namun, Pemkab Malaka sangat berterima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Malaka,  yang telah menyetujui dan menetapkan rancangan APBD bersama pemerintah, dengan salah satu itemnya adalah pengadaan mobil hibah kepada lembaga agama,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun redaksi, 12 mobil tersebut dibagikan kepada 10 Paroki yang ada di Dekenat Kabupaten Malaka antaranya, Paroki Santo Antonius Padua Kleseleon, Paroki Salib Suci Weoe, Paroki Santo Yohanes Baptista Besikama, Paroki Santo Dominikus Wekmidar, Paroki Santo Yohanes Rasul Webriamata, Paroki Santo Fransiskus Xaverius Bolan, Paroki Santa Sisilia Kotafoun, Paroki Kristus Raja Seon, Paroki Salib Suci Alas, Paroki Santo Mikhael Biudukfoho, GMIT Imanuel Maktihan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malaka. (ferdhy bria)

Comments
Loading...