ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

SAKTI Bersama Fore Lakateu Menuju Swasembada

  • Bagikan

BETUN,flobamorata.com- DR. Simon Nahak, SH, MH, kembali menunjukan prestasi luar biasa. Buah pemikiran yang dikemas secara matang dan terukur kembali dieksekusi. Apa yang dipikirkan dan dikampanyekan saat maju menjadi kontestan Bupati Malaka pada 2020 satu per satu mulai ditunaikan.

Lewat janji kampanye Program SAKTI yang merupakan akronim dari [Swasembada Pangan, Adat Istiadat, Kualitas, Toleransi dan Tata Kelola, Infrastruktur], dirinya kembali membuat gebrakan apik. Jika sebelumnya sukses dengan Beras Nona Malaka, kini Pemerintah Kabupaten Malaka melalui Dr. Simon Nahak, SH, MH, selaku Bupati Malaka melakukan peluncuran perdana brand kacang hijau dengan nama Fore Lakateu.

Desa Alas Utara, Kecamatan Kobalima Timur pada 9 September 2023 menjasi saksi sejarah akan komitmen dari Bupati Simon Nahak dalam upaya program peningkatan pangan lewat launching Fore Lakateu. Selain meningkatkan program pangan, peluncuran Fore Lakateu juga merupakan aksi nyata dalam tunaikan janji kampanye lewat program SAKTI, sebagai akronim dari program kerja Bupati Malaka, DR. Simon Nahak.

Baca Juga :  Satu Pasien ODP Malaka Negatif Corona

Tidak ada yang kebetulan dalam proses tersebut. Dalam kesempatan tersebut  Bupati Simon Nahak mengatakan bahwa makna filosofi dalam acara peluncuran pada tanggal 9 September 2023 juka disimak dengan baik maka akan ditemukan angka 99 sebagai angka sakral menurut rahasia Ilahi.

“Karena kebesaran Tuhan, kita bisa lakukan sesuatu untuk Malaka pada hari ini,” katanya saat melakukan acara peluncuran Brand Fore Lakateu.

Baca Juga :  Daerah Irigasi Benenain Sangat Membantu Realisasi Program RPM

Berkaitan dengan program Swasembada Pangan, menurut suami dari drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed ini, tidak ada yang mustahil bagi Malaka yang sering dikatakan sebagai “Tanah Surga Yang Subur”  yang sangat limpah berkat dan subur sisa bagaimana peran kita semua untuk mampu mengolah dengan baik.

“Ada Perikanan dan kelautan, pertanian serta pariwisata. Swasembada Pangan dengan memproduksi dua komoditi masing-masing beras Nona Malaka dan kacang Hijau Fore Lakateu sebagai ikon primadona Malaka. Ini merupakan anugerah dan berkat yang patut disyukuri,” ungkapnya.

Baca Juga :  Nekat Berenang Dari Timor Leste Ke Australia, Terdampar Diperairan Malaka

Kehadiran Fore Lakateu, sebagai brand produk kacang hijau milik Pemkab Malaka diharapan dapat meningkatkan kehidupan masyarakat penati Rai Malaka. Dengan varietas unggul, Brand Fore Lakateu diharapan bisa bersaing dengan produksi sejenis baik itu dalam pasar lokas maupun nasional guna peningkatan pendapatan daerah ke depan nantinya.

  • Bagikan