Sabu Raijua dan Sumba Timur Terancam Jadi Gurun Pasir

0
952
Ilustrasi Gambar
Loading...
Ilustrasi Gambar
Ilustrasi Gambar

KUPANG,fokusnusatenggara.com- Rendahnya intensitas hujan dan banyaknya aktifitas pertambangan yang tidak beraturan di Nusa Tenggara Timur (NTT) mengakibatkan NTT terancam menjadi daerah gurun pasir.

“Ada sejumlah daerah yang berpotensi menjadi gurun,” kata Direktur Eksekutif Center For Climate Risk and Opportunity Management in Sount Asia and Pacific (CCROM) Prof. Dr. Rizaldi Boer kepada media ini, Senin, 4 Mei 2015.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan CCROM di NTT, menurut dia, daerah yang terancam menjadi gurun yakni Sabu Raijua dan Sumba Timur, karena rendahnya curah hujan di daerah itu.

Proses pengurunan di NTT, menurut dia, sudah terlihat dari sekarang, karena rendahnya curah hujan di sejumlah daerah. Proses penggurunan itu terjadi, karena rendahnya curah hujan. Dimana, hujan yang jatuh jauh lebih kecil dari evakurasi air dari bumi ke atmosfir.

“Semakin besar perbedaan itu, maka semakin keringlah wilayah itu. Jika semakin kering, maka ada kemungkinan bisa menjadi gurun,” jelasnya.

Faktor lain yang ikut mendorong terjadinya pengguruanan, katanya, yakni eksploitasi air tanah dan pembukaan lahan tambang. “Ini juga menjadi penyebab terjadinya penggurunan,” katanya.

NTT, lanjutnya, daerah yang relatif kering, sehingga evakurasi air sudah melebihi hujan yang ada. Karena itu, perlu adanya pemetaan lokasi pertambangan dan pemahaman akan perubahan iklim, sehingga bisa meminimalisir ancaman pengurunan itu. “Lokasi-lokasi tambang harus di petakan,” tegasnya. (Ado) Sumber : nttterkini.com- http://www.nttterkini.com/sabu-raijua-dan-sumba-timur-terancam-jadi-gurun-pasir/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here