ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Ritual Adat Tuntaskan Batas Ngada-Manggarai Timur

  • Bagikan

Bajawa, fokusnusatenggara.com / 15 Juni 2019.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat Jumad 14 Juni 2018 menorehkan secara perdamaian di tapal batas Kabupaten Manggarai Timur dan Ngada. Tepatnya di di Bensur, Desa Sambinasi Barat Kecamatan Riung Kabupaten Ngada yang menjadi sengketa dengan Manggarai Timur sejak 46 tahun lalu. Dari Bupati ke Bupati, Gubernur ke Gubernur tidak berhasil menyelesaikan masalah ini.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari hasil kesepakatan penyelesaian tapal batas antara Kabupaten Ngada dan Kabupaten Manggarai Timur pada 14 Mei 2019 lalu, yang berlangsung di ruang rapat Gubernur NTT. Sengketa tapal batas dua Kabupaten ini sudah berlangsung sejak 46 tahun lalu.

Baca Juga :  Dua Negara Sahabat Ikut Festival FLORATA NTT Di Labuan Bajo

Acara diawali dengan tarian penyambutan dan pengalungan kain adat kepada Gubernur Viktor yang datang bersama rombongan Bupati Manggarai Timur (Matim) Ande Agas bersama Wakil Bupatinya Stefanus Jaghur dan Bupati Ngada, Paulus Soliwoa.[sc name=”BACA”]

Setelah penyambutan ini dilanjutkan dengan seremoni adat “ Pintu Manuk, yaitu prosesi saling menukar ayam antar dua daerah. Setelah itu diadakan ritual adat “ Ria Ura Ngana “ dan “ Moza Laba “, yakni penyembelihan seekor babi dan seekor sapi sebagai simbol rekonsiliasi.

Baca Juga :  Pemkab Kupang Selenggarakan Loma Pacuan Kuda Dan Kuda Hias

Setelah ritual adat, dilanjutkan dengan pemasangan 37 pilar secara simbolis dan penanaman anakan beringin di titik koordinat lima Bensur, oleh Gubernur bersama Bupati Ngada dan Bupati Manggarai Timur.

Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya mengatakan tidak aka nada ada pembangunan yang dapat dilaksanakan dalam permusuhan dan perpecahan. Dimanapun itu, tak akan pernah ada. Sampai langit runtuhpun tidak bakal terjadi.

Baca Juga :  PNS Di Belu Wajib Kenakan Busana Adat

“ Hari menjadi tonggak sejarah bagi Kabupaten Ngada dan Manggarai Timur. Hari ini saya buka palang pintu sengketa yng sudah berlangsung sejak 46 tahun lalu. Hari ini pula saya pasang pilar tapal sekaligus menghapus perbedaan antara masyarakat diperbatasan dua Kabupaten ini, ,” ujar Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya pada acara seremoni pemasangan pilar batas antara Kabupaten Ngada dan Mangagrai Timur di Bensur, Desa Sambinasi Barat Kecamatan Riung Kabupaten Ngada, Jumat (14/6).

  • Bagikan