Raih WTP Tercepat, Bupati Malaka Ciptakan Sejarah Baru

0 611

BETUN,fokusnusatenggara.com– Stefanus Bria Seran, Bupati Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), patut menjadi contoh dan diberi apresiasi oleh khalayak ramai. Pasalnya, baru menjabat selama empat tahun lebih, dirinya mengukir sejarah baru sebagai daerah tercepat di NTT dalam meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), dalam sistim pengelolaan keuangan daerah dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Coba kita bandingkan dengan Kabupaten Belu, kabupaten induk sebelum Malaka diresmikan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) pada tahun 2013.  Kabupaten Belu membutuhkan waktu hampir 60 tahun untuk meraih capaian opini WTP perdana pada tahun 2018. Artinya, Kabupaten Malaka termasuk cepat dalam hal ini, berkat kepemimpinan dari Stefanus Bria Seran.

Berdasarkan pantauan Wartawan Desk Kabupaten Malaka, Pada Jumat, 3 Juli 2020 sore, di Aula Kantor Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran, atau yang kerap disapa SBS, langsung bersorak gembira, usai Kepala BPK RI Perwakilan NTT, Adi Sudibyo, membacakan predikat WTP kepada Kabupaten Malaka atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran (TA) 2019.

Usai membacakan hasil tersebut, Sudibyo juga memberikan apresiasi atas kinerja Bupati Malaka dan seluruh jajarannya serta Ketua DPRD dan Anggota DPRD Kabupaten Malaka. Menurut dia, capaian ini adalah hasil dari kerja keras dan disiplin yang patut dibanggakan, serta menjadi contoh bagi daerah lain.

Usai acara Rapat Virtual tersebut, Bupati SBS mengungkapkan, capaian predikat WTP tersebut, sesungguhnya bukan prestasi tetapi suatu kewajiban. Sebab, katanya, penyampaian LKPD adalah kewajiban pemerintah daerah untuk menyampaikan laporan keuangan secara baik dan benar.

“Jadi WTP itu bukan mimpi semalam, tetapi perjuangan kami sejak tahun 2016, ketika kami dipercayakan untuk memimpin daerah ini. Tahun 2016, kami berhasil mendapatkan opini WDP dari sebelumnya Disclaimer. Dan puji Tuhan, tahun 2019 ini kami dapatkan opini WTP,” ungkapnya.

Capaian tersebut, ujarnya, tidak terlepas dari pendampingan dan bimbingan pimpinan dan seluruh jajaran BPK RI Perwakilan NTT yang terus membantu kami secara profesional dan tanpa kenal lelah.

“Apa yang kami dapat saat ini adalah kerja keras semua instansi. Semua bersemangat untuk meraih mimpi ini. Kekurangan kita akan kita benahi mulai sore ini. Catatan dari saya, gampang bagi kita untuk mendapatkan sesuatu, tetapi sangat sulit untuk  dipertahankan,” ujarnya.

Bupati SBS menambahkan, Opini WTP yang diperoleh,  dipersembahkan kepada para pejabat yang sudah bekerja keras selama penyusunan LKPD namun tidak sempat mendengar hasilnya karena sudah lebih dahulu dipanggil Sang Pencipta.

“WTP ini kita persembahkan untuk para pejabat yang sudah mendahului kita. Mereka sudah bekerja keras sehingga kita dapatkan opini ini, khususnya ibu Bernadeta Seuk, Sekeretaris Dinas Keuangan, pak Bene Nahak, Kabid Dikdasmen dan pak Ansel Nahak, Camat Weliman dan Penjabat kepala desa”, pungkas Bupati SBS.

Penyerahan LHP secara virtual ini diikuti Bupati Malaka, dr. Stefanus Bria Seran, MPH serta Sekda Malaka dan Kepala Perangkat Daerah dari Aula Kantor Bupati Malaka dan Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, SH dari Kantor DPRD Malaka. (*/fatur)

 

 

Comments
Loading...