Polda NTT Siap Amankan Natal Dan Tahun Baru

  • Bagikan
Kapolda NTT Irjen Hamidin

Kupang, fokusnusatenggara.com / 13 Desember 2019
Jajaran Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur telah melakukan persiapan matang untuk mengamankan perayaan hari raya Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 2020 ( Nataru ) mendatang di 22 Kabupaten / Kota.

“ Kami sudah mempersiapkan cara pengamanan hari raya Natal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020 mendatang untuk 22 Kabupaten dan Kota di NTT. Sebanyak 2.900 personil kami siapkan untuk pengamanan ini ,” kata Kapolda NTT Irjen Hamidin di Aula Rupatama, Polda NTT ( 13/12)

Untuk memantapkan persiapan ini lanjut Irjen Hamidin, 19 Desember 2019 nanti akan dilakukan apel pengamanan ini dengan nama sandinya Operasi Lilin.

Baca Juga :  Pentingnya Kemitraan Eksekutif Dan Legislatif Untuk kepentingan Rakyat

“ Pada tanggal 19 Desember nanti, kami akan menggelar apel untuk pengamanan hari Natal dan tahun Baru. Selesai apel, anggota akan langsung disebar ke titik-titik sesuai perencanaan untuk lakukan pengamanan ,” jelas Irjen Hamiidin.

Mantan Kapolda Sulawesi Selatan ini juga menegaskan anggota akan disebarkan dan disiagakan pada sejumlah titik antaranya gereja untuk memberikan rasanya nyaman kepada masyarakat untuk melakukan ibadah.
“ Anggota akan kami siagakan disemua titik penting terutama gereja –gereja tempat masyarakat beribadah. Ini untuk memberikan rasa nyaman masyarakat beribadah. Intinya gereja akan menjadi prioritas utama dengan pengamanan ekstra. ,” ujar Irjen Hamiidin.
Selain gereja ujar Irjen Hamidin, fasilitas umum lainnya juga akan disiagakan anggota seperti pusat keramaian, mall, pertokoan, terminal baik darat, laut dan udara.
“Selain gereja, obyek pengamanan lainnya adalah sasaran bergeraknya orang. Artinya orang mudik dimana transportasi darat, laut dan dan udara menjadi target juga. Kami akan menempatkan pos-pos di titik-titik tersebut. Kami akan berupaya maksimal untuk mengamankan perayaan ini ,” katanya.
Dia menyebutkan pengamanan juga akan dilakukan di jalan raya guna mencegah kemacetan yang terjadi. “ Kami juga akan menyiagakan anggota untuk pengamanan dijalan raya. Ini untuk mencegah kemacetan. Kami akan membangun juga pos-pos penjagaan dengan melibatkan beberapa instansi terkait didalamnya yakni Jasa Raharja, SAR daerah dan dari Dinas Perhubungan ,” jelas Irjen Hamidin.
Dia juga menghimbau agar semua sarana angkutan menggunakan jasa sesuai fungsinya seperti truk jangan sampai digunakan untuk muat penumpang.
“ Kami juga mengimbau secara maksimal jangan sampai ada Kapal ikan yang digunakan untuk mengangkut penumpang berlebihan sehingga memicu kecelakaan di laut ” imbau Irjen Hamidin.

  • Bagikan