Penerimaan Satgas Pengamanan Pulau Terluar Di NTT

0 59

Kupang, fokusnusatenggara.com / 7 Desember 2019

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto minta agar para pajurit TNI ang baru tiba untuk mengamankan pulau terluar segera menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi dilapangan. Karena yang dijaga adalah pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Negara lain.

“ Saya minta kalian segera menyesuaikan diri dalam tugas pengamanan pulau terluar di NTT. Jagalah wilayah teritorial kita yang berbatasan langsung dengan nega lain. Segera sesuaikan diri kalian, untuk melaksanakan tugas dengan optimal, sehingga situasi dan kondisi di pulau terluar tetap aman dan kondusif ,” kata Mayjen Beny Susianto dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Syaiful Rahman dalam hal ini diwakili oleh Kasi Ops Korem 161/Wira Sakti, Kol Inf Horasman Pakpahan, Jumat (6/12/2019) di Marshalling Area Lantamal VII Kupang dalam upacara penerimaan Satgas Yonif Raider Khusus 744/SYB dan Satgas Yonif 5 Marinir Pengamanan Pulau Terluar yaitu Pulau Ndana Rote dan Pulau Batek.

Lebih lanjut Mayjen Beny Susianto menyampaikan beberapa penekanan yang harus dilaksanakan kepada Satgas Pengamanan Pulau Terluar. Karena Pulau terluar ini berbatasan dengan Negara tetangga seperti Pulau Batek dengan Timor Leste dan Pulau Ndana Rote dengan Australia.

” Saya minta kalian laksanakan tugas dengan baik, sesuai protap dan ketentuan yang berlaku. Kuasai tugas dan tanggung jawab serta terapkan prosedur pengamanan dengan baik dan selalu koordinasi dengan instansi terkait ,” jelas Mayjen Beny Susianto.

Sebagai prajurit yang bertugas menjaga teritorial wilayah NKRI dalam hal ini Pulau terluar yang berbatasan langsung dengan negara lain jelas Mayjen Beny Susianto tentunya berbeda dengan prajurit lain yang menjaga wilayah antar Provinsi.

“ Kalian adalah prajurit yang dipercayakan Negara untuk menjaga tapal batas, wilayah pulau terluar. Tidak semua prajurit mendapatkan tugas, kepercayaan seperti kalian. Tunjukanlah jati diri bangsa melalui prilaku tugas kalian dilapangan yang baik. Beradaptasilah dengan lingkungan dan warga sekitar. Ini akan mendukung suksesnya tugas kalian ,” harap Mayjen Beny Susianto.

Tugas pengamanan Pulau terluar ini akan berlangsung dari Desember 2019 sampai bulan Agustustus 2020 mendatang. Satgas Yonif 5 Marinir bersama Satgas Yonif Raider Khusus 744/SYB akan tergabung menjaga dua Pulau terluar ini.

Hadir dalam kegiatan ini Yang mewakili Danlantamal VII Kupang, Yang mewakili Danlanud El Tari Kupang, Para Kasi Korem 161/Wira Sakti,Dandim 1604/Kupang, Danbrigif 21/Komodo, Para pejabat utama Lantamal VII Kupang beserta jajaran , Para Danka Balak Aju Dam IX/Udy dan Danyonif 743/PSY.

Selain itu hadir juga Pengurus Persit KCK Koorcab Rem 161, Pengurus Jalasenastri Lantamal VII Kupang, Pengurus Pia Ardhya Garini Lanud El Tari Kupang, Ketua Persit KCK Koorcab Brigif 21.


Reporter: Usif


Comments
Loading...